0
Saturday 27 April 2024 - 00:53
Turki - Zionis Israel:

Erdoğan: Pemberian Informasi dari Pangkalan Kurjik kepada Israel adalah Sebuah Kebohongan

Story Code : 1131372
Recep Tayyip Erdogan
Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan pada Platform Palestina ke-5, yang diadakan di Istanbul pada hari Jumat (26/4) ini, menunjukkan bahwa perambahan di Masjid Al-Aqsa semakin meningkat, dan berkata: "Kami sadar perkembangan positif dan negatif di Palestina. Kami mengikuti dengan cermat."

Ia menambahkan: Masjid Aqsa bukan satu-satunya kiblat pertama kami. Sekaligus merupakan amanah Nabi Islam dan para nabi sebelum beliau.

Presiden Türki mengatakan: Tidak ada kekuatan yang dapat menghilangkan rasa cinta terhadap Yerusalem dari hati kita. Sebagai warga Turki, kami menganggap tugas kami adalah mendukung Yerusalem. Mendukung Quds berarti mendukung perdamaian, kemanusiaan, dan keyakinan.

Merujuk pada pendudukan Palestina selangkah demi selangkah, Erdoğan berkata: "Saat ini dalam sejarah, Anda melihat bentuk konflik yang paling brutal." Saya berterima kasih kepada semua orang di seluruh dunia yang mendukung Palestina.

Ia melanjutkan: Hitler dan Nazi masa kini adalah pihak yang membunuh anak-anak Gaza. Dengan kejahatannya, Netanyahu dengan malu-malu telah mendaftarkan namanya sebagai penjagal Gaza.

Presiden Turki mengatakan: Kita tidak bisa menyebut Hamas dan kelompok perlawanan Palestina sebagai kelompok teroris. Kami mengakui saudara-saudara Hamas sebagai kekuatan nasional Palestina dan akan terus mendukung mereka dengan bangga.

Mengacu pada 200 hari genosida di Gaza, Erdoğan mengatakan: "Anda tidak bisa lepas dari menjatuhkan ratusan ton bom terhadap warga sipil dan menghancurkan masjid, gereja, dan sekolah dengan sengaja dan mengubah Gaza menjadi kuburan besar." Para pemimpin Israel harus belajar bertindak sesuai dengan hukum internasional. Kami telah memutuskan hubungan kami dengan Israel di berbagai sektor, termasuk ekonomi.

Dia menambahkan: "Wahai Netanyahu, di masa lalu kami melindungi orang-orang Yahudi yang melarikan diri."

Merujuk pada penangguhan ekspor militer ke Zionis Israel setelah perang Gaza, presiden Turki mengatakan: "Sayangnya, selama pemilu Turki terakhir, mereka memeras kami mengenai masalah mendukung Israel dan bahkan mengatakan bahwa mereka memberikan bahan bakar jet ke Israel, yaitu tidak bermoral dan tidak bermoral.” Apakah Tayyip Erdogan melakukan hal seperti itu?

Erdoğan melanjutkan: Bahkan sekarang mereka mengatakan hal seperti itu tentang pangkalan radar Korjik. Pangkalan radar ini tidak ada hubungannya dengan negara mana pun kecuali negara kmia dan sekutu kami.[IT/r]
Comment