Sunday 15 April 2012 14:41
Share/Save/Bookmark
Pemilu Legislatif Suriah
Kampanye Pemilu Suriah Dimulai
Islam Times- Di Homs, para caleg meluncurkan sesi briefing untuk menginformasikan rencana-rencana mereka pada calon pemilih. Kampanye banyak membahas masalah Suriah yang muncul sejak terjadi kerusuhan di negara itu.
Kampanye Pemilu Suriah Dimulai

Para caleg di Suriah sedang aktif berkampanye menjelang pemilu yang akan berlangsung 7 Mei mendatang. Demikian laporan Press TV.

Para caleg di Damaskus dan Homs mulai bertatap muka dengan masyarakat dan membicarakan isu-isu penting. Tatap muka itu dianggap penting bagi para caleg karena mereka dapat mengetahui keinginan rakyat untuk kemudian disampaikan pada pemerintah.

“Kandidat pilihan saya harus mampu mewakili saya di Parlemen, menyampaikan masalah saya dan mencari jalan keluarnya," kata seorang pria Suriah.

"Kami bertukar pendapat tentanisu- isu yang menjadi perhatian kami. Semoga calon yang menang akan menyampaikan isu-isu dan masalah kami di parlemen dan menemukan solusinya," kata yang lain.

Di Homs, para caleg meluncurkan sesi briefing untuk menginformasikan rencana-rencana mereka pada calon pemilih. Kampanye banyak membahas masalah Suriah yang muncul sejak terjadi kerusuhan di negara itu.

Di Damaskus sendiri, dipasang banyak spanduk dan poster yang mengisyaratkan bahwa pemilu semakin dekat.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Suriah, lebih dari 14 juta warga Suriah berhak memilih 7195 calon yang tengah bersaing untuk menduduki 250 kursi Parlemen.

"Saya meningkatkan ekonomi dan standar hidup orang Suriah dengan menaikkan gaji mereka dan membangun rumah untuk para pemuda," janji salah satu kandidat, Mohamad Lu'ai Sari.

Pemilu 7 Mei mendatang merupakan bagian dari program reformasi Presiden Bashar al-Assad yang dirancang untuk mengakhiri krisis Suriah.

Pemilu itu akan menjadi pemilu pertama di bawah naungan konstitusi baru. Pemilu itu telah disetujui dalam referendum nasional yang dilakukan bulan Februari lalu. Referendum itu juga mengizinkan keikutasertaan beberapa partai politik dalam pemilu mendatang.

Suriah menjadi relatif tenang setelah pemerintah dan kelompok pemberontak bersenjata yang didukung pihak asing itu sepakat melakukan gencatan senjata. Gencatan senjatayang dimulai Kamis itu (13/4/12) didukung penuh oleh PBB. [IslamTimes/r]
kode topik : 153456
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email