Sunday 18 March 2012 15:09
Share/Save/Bookmark
Gerakan GMJ untuk Palestina
Velayati Sambut Konvoi GMJ: AS dan Israel Simbol Terorisme Global
Islam Times- "AS dan Israel adalah simbol sejati dari terorisme internasional," kata Ali Akbar Velayati, Sabtu, 17/031/12 di Tehran di sela-sela penyambutan GMJ Asia yang dalam perjalanan menuju Timur al- Quds (Yerusalem).
Velayati Sambut Konvoi GMJ: AS dan Israel Simbol Terorisme Global

Sekretaris Jenderal Konferensi Internasional Kebangkitan Islam mengecam Washington dan Tel Aviv yang melancarkan perang psikologis terhadap Iran dan menggambarkan dua negara kolaborator pendukung anti-Iran tersebut sebagai simbol terorisme internasional.

"AS dan Israel adalah simbol sejati dari terorisme internasional," kata Ali Akbar Velayati, Sabtu, 17/031/12 di Tehran di sela-sela penyambutan GMJ Asia yang dalam perjalanan menuju Timur al- Quds (Yerusalem).

Konvoi diharapkan akan bergabung dengan ribuan aktivis perdamaian lainnya dari seluruh dunia di Timur al-Quds untuk menandai ulang tahun ke-36 Hari Tanah Palestina pada tanggal 30 Maret.

"Rezim Zionis dan Amerika Serikat memulai game dan menyalahkan Iran sebagai upaya mengintensifkan perang psikologis mereka terhadap Iran," tambah Velayati.

Menunjuk tuduhan Tel Aviv mengenai keterlibatan Iran dalam operasi terakhir teroris yang menargetkan Israel dan diakui di sejumlah negara, Velayati mengatakan bahwa Iran selalu mengutuk terorisme dan Iran sendiri merupakan korban utama dari terorisme.

AS dan Israel menuduh semua lawan mereka adalah terorisme, namun Washington dan Tel Aviv adalah teroris yang sebenarnya karena, AS dan Israel telah membuktikan, mereka menghilangkan musuh-musuh mereka dengan cara pembunuhan dan teror, jelas Ali Akbar Velayati.

Dalam string terakhir AS, sejumlah calon presiden AS secara terbuka menyerukan melakukan operasi rahasia untuk membunuh ilmuwan nuklir Iran selama kampanye terbuka mereka dan keterlibatan media di November 2011.

Velayati juga menyebut kerusuhan di Suriah dan tekanan Barat terhadap Damaskus, mempertegas bahwa Barat tidak berniat mendukung rakyat Suriah dan bahkan berusaha untuk membasminya dengan berupaya menumpas front resistensi perlawanan terhadap rezim Israel.

Beberapa konvoi lain yang dimulai di berbagai lokasi di seluruh dunia sedang menuju ke negara-negara tetangga Palestina, yaitu Yordania, Mesir, Suriah, dan Libanon, untuk kemudian menuju al-Quds Timur.

Pada tanggal 30 Maret 1976, pasukan Israel menewaskan enam warga Palestina selama protes berlangsung atas pendudukan Israel atas wilayah Palestina. Hari Tanah Palestina memperingati peristiwa berdarah ini.

Sejak pendudukan al-Quds Timur, Israel selalu berusaha untuk mengubah identitas kota melalui langkah-langkah seperti pembangunan unit perumahan ilegal bagi warga Israel, pengusiran warga Palestina, dan penghancuran rumah-rumah mereka. [Islam Times/on/Press TV]
kode topik : 146579
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email