Iran dilaporkan mengekspor gas kondensat senilai USD 9 milyar dari berbagai jenis produk 'Special Energy Economic Zone' di Assaluyeh, provinsi selatan Bushehr, Iran.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Special Energy Economic Zone, Ahmad Pourheidari, hari Senin mengumumkan, Iran sudah mengekspor sekitar 12 juta ton gas kondensat pada tahun lalu menurut kalender Iran yang berakhir pada tanggal 19 Maret 2012.
Dia mencatat, angka tersebut menunjukkan kenaikan 16 persen pada berat dan kenaikan 43 persen angka dibandingkan dengan pendapat nilai yang sama pada tahun sebelumnya.
Polietilen ringan hingga yang berat, kondensat gas, propana, butana, benzena, paraxylene termasuk di antara produk utama yang diekspor selama rentang waktu tersebut, kata Pourheidari.
Negara-negara seperti Cina, Jepang, UEA, India, Indonesia, Belanda, Belgia, Spanyol, Turki, Rumania, Taiwan, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Afghanistan adalah tujuan utama ekspor produk Special Energy Economic Zone.
Ladang Selatan Pars menyimpan 14 triliun meter kubik gas alam yang setara dengan delapan persen dari cadangan gas dunia, dan lebih dari 18 miliar barel sumber gas alam cair. [Islam Ties/r/Press TV]