Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Friday 1 September 2017 - 19:38
Share/Save/Bookmark
Jelang Kekalahan ISIS, Inggris Kirim Sejumlah Pasukan Ahli ke Irak
Pasukan Inggris ke Irak (NBCNews)
 
Pasukan Inggris ke Irak (NBCNews)
 
Islam Times - 44 Royal Engineers akan ditempatkan enam bulan di pangkalan udara al-Asad di Provinsi al-Anbar, di Irak barat, untuk membangun infrastruktur termasuk akomodasi dan perkantoran.
 
Inggris akan mengirim sejumlah kecil pasukan ahli ke Irak untuk membantu pasukan koalisi mengusir jihadis Negara Islam (IS), kata Menteri Pertahanan Michael Fallon, Jumat, 01/09/17.

"Kami meningkatkan kontribusi untuk memerangi Daesh (IS) dan memenuhi peran Inggris sebagai pemain kunci dalam koalisi global," kata Fallon dalam sebuah pernyataan.

"Pasukan tambahan ini akan membantu operasi pendukung untuk mengalahkan Daesh selangkah lebih dekat," katanya.

44 Royal Engineers akan ditempatkan enam bulan di pangkalan udara al-Asad di Provinsi al-Anbar, di Irak barat, untuk membangun infrastruktur termasuk akomodasi dan perkantoran.

Pengiriman ini membawa jumlah pasukan Inggris di pangkalan udara Irak mencapai 300 dan totalnya di Irak mencapai sekitar 600 orang.

Pangkalan udara tersebut juga menampung ratusan penasihat AS serta tentara Irak dan Denmark.

Al-Anbar, sebuah provinsi gurun yang luas yang berbatasan dengan Suriah, Yordania dan Arab Saudi yang dikuasai ISIS sejak kelompok Takfiri ini menyerbu Irak pada tahun 2014 untuk menguasai sekitar sepertiga negara tersebut.

Pasukan pro-pemerintah sejak saat itu merebut kembali sebagian besar kota dan kota di al-Anbar, namun para elemen-elemen ISIS masih memiliki beberapa daerah di sepanjang perbatasan dengan Suriah.

Sebelumnya Kamis, Irak menyatakan bahwa pasukannya telah merebut kembali kota Tal Afar di utara dan wilayah sekitarnya di Niniwe, dalam kemenangan lain melawan kelompok ISIS.

ISIS sekarang menguasai hampir 10 persen dari negara tersebut, menurut koalisi internasional yang dipimpin AS. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 665950