Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 9 August 2017 - 22:01
Share/Save/Bookmark
Rusia dan Indonesia:
Sergio Lavrov Peringatkan Penyebaran ISIS di Indonesia
Sergei Lavrov
 
Sergei Lavrov
 
Islam Times - "Kami, sama seperti Indonesia, yakin bahwa semua jenis konflik harus diselesaikan berdasarkan hukum internasional, dengan memperhatikan carta dan peraturan PBB, dan melalui dialog politik tanpa campur tangan dari luar,"
 
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergio Lavrov memperingatkan penyebaran ISIS di seluruh dunia dan hadir di wilayah yang dekat dengan perbatasan Rusia.

"Meski ada kemajuan dalam proses de-eskalasi Suriah dan perang melawan terorisme, ancaman Daesh (ISIS) masih ada di sana. Perwakilan dari kelompok teroris ini tersebar di seluruh dunia, termasuk daerah-daerah yang dekat dengan Rusia dan Indonesia," kata Lavrov, mengacu pada akronim bahasa Arab dari kelompok Takfiri.

Menurut menteri Rusia dalam konteks ini, situasi di Timur Tengah dan Afrika Utara saat ini masih menjadi perhatian besar.

"Kami, sama seperti Indonesia, yakin bahwa semua jenis konflik harus diselesaikan berdasarkan hukum internasional, dengan memperhatikan carta dan peraturan PBB, dan melalui dialog politik tanpa campur tangan dari luar," tegas Lavrov sesaat setelah mengadakan pembicaraan dengan rekannya dari Indonesia Retno Marsudi di Jakarta.

Diplomat Rusia itu menambahkan, Moskow dan Jakarta sepakat untuk memperluas kerjasama anti-teror antara layanan khusus kedua negara.

Sebelumnya pada hari Selasa (8/8), Lavrov mengatakan, draf paper tentang melawan ideologi teroris yang disiapkan bersama oleh Rusia dan Indonesia akan dipresentasikan di East Asia Summit, yang dijadwalkan akan diadakan di ibukota Filipina, Manila, pada bulan November.[IT/r]
 
Kode: 659879