Bicarakan Konflik Suriah, Netanyahu akan Bertemu Vladimir PutinKomando Operasi Irak: Sekitar 1.400 Elemen ISIS Bersenjata Berada di Tal AfarBashar Assad: "Recep Erdogan sebagai Pengemis Politik"Jenderal Qassem Soleimani: Iran Sentral Stabilitas Timur TengahPejabat Pro-Hadi: Saudi Kerahkan Pasukan untuk Duduki AdenKomandan ISIS Serahkan Diri ke Hizbullah23 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Kereta di IndiaTentara Suriah Bebaskan Wilayah Luas di Suriah Tengah dari ISISTentara Irak dan Hashed al-Shaabi Mulai Bebaskan Tal Afar dari ISISBendera Indonesia Dicetak Terbalik, Menlu Kirim Nota Diplomatik ke Malaysia
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 9 August 2017 - 14:54
Share/Save/Bookmark
Kelompok Takfiri ISIS Eksekusi 27 Warga Sipil di Kirkuk Barat Daya
Elemen Takfiri ISIS eksekusi penduduk sipil
 
Elemen Takfiri ISIS eksekusi penduduk sipil
 
Islam Times - Kelompok militan (ISIS) tersebut melakukan serangkaian eksekusi terhadap mereka yang tidak patuh, namun, tidak menjelaskan alasan insiden terbaru tersebut, tambah saksi kejadian kepada al-Sumaria.
 
Kelompok Takfiri ISIS mengeksekusi 27 warga sipil di Kirkuk barat daya, tempat benteng utama kelompok tersebut, demikian menukil sumber setempat kepada al-Sumaria News pada Rabu, 09/08/17. Dikatakannya, eksekusi massal tersebut terjadi di pangkalan militer al-Bakkara di Hawija, Kirkuk barat daya.

Kelompok militan (ISIS) tersebut melakukan serangkaian eksekusi terhadap mereka yang tidak patuh, namun, tidak menjelaskan alasan insiden terbaru tersebut, tambah saksi kejadian kepada al-Sumaria.

Sejak kelompok Takfiri ISIS mengambil alih sebagian besar wilayah Irak pada tahun 2014 untuk mengumumkan "kekhalifahan", mereka mengeksekusi ribuan warga sipil dengan berbagai alasan.

Hawija adalah salah satu target serangan militer Irak selanjutnya, sementara pemerintah pada awal Juli mengumumkan telah menguasai kota Mosul, bekas ibukota kelompok Takfiri tersebut.

Para pemimpin suku dan politisi setempat di Kirkuk mendesak pemerintah Irak untuk segera menyerang Hawija. Hal yang menunjukkan bahwa masyarakat Irak sedang mengalami krisis kemanusiaan di bawah peraturan kelompok Takfiri ISIS yang terus menerus membantai warga sipil yang berusaha melarikan diri dari kota.

Komandan militer dan Hashed Shaabi menetapkan kota Nineveh Tal Afar sebagai target operasi berikutnya. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 659763