Bicarakan Konflik Suriah, Netanyahu akan Bertemu Vladimir PutinKomando Operasi Irak: Sekitar 1.400 Elemen ISIS Bersenjata Berada di Tal AfarBashar Assad: "Recep Erdogan sebagai Pengemis Politik"Jenderal Qassem Soleimani: Iran Sentral Stabilitas Timur TengahPejabat Pro-Hadi: Saudi Kerahkan Pasukan untuk Duduki AdenKomandan ISIS Serahkan Diri ke Hizbullah23 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Kereta di IndiaTentara Suriah Bebaskan Wilayah Luas di Suriah Tengah dari ISISTentara Irak dan Hashed al-Shaabi Mulai Bebaskan Tal Afar dari ISISBendera Indonesia Dicetak Terbalik, Menlu Kirim Nota Diplomatik ke Malaysia
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 8 August 2017 - 17:31
Share/Save/Bookmark
WNI Ditahan Dalam Operasi Antiterorisme di Malaysia
Aparat keamanan Malaysia di Kuala Lumpu (BBC)
 
Aparat keamanan Malaysia di Kuala Lumpu (BBC)
 
Islam Times - Pejabat kepolisian Malaysia dari divisi antiterorisme, Ayob Khan Mydin Pitchay, mengatakan pihaknya menargetkan siapapun yang memiliki dokumen perjalanan palsu atau sama sekali tidak membawa dokumen perjalanan dengan alasan hilang.
 
Lebih dari 400 orang ditahan, termasuk sejumlah warga Indonesia, dalam operasi antiterorisme di Malaysia yang mengincar orang-orang yang diduga terkait kelompok ISIS, demikian menukil BBC bahasa Indonesia, Selasa, 08/08/17.

Sebagian besar yang ditahan, menurut aparat Malaysia, berasal dari Bangladesh, India, dan Pakistan termasuk warga Indonesia di antara ratusan orang tersebut, menurut pejabat kepolisian Malaysia dari divisi antiterorisme, Ayob Khan Mydin Pitchay. Namun, dia tidak menjabarkan jumlahnya.

Dalam operasi tersebut, aparat turut menyita sejumlah mesin untuk membuat paspor palsu dan dokumen keimigrasian Malaysia.

Pejabat kepolisian Malaysia dari divisi antiterorisme, Ayob Khan Mydin Pitchay, mengatakan pihaknya menargetkan siapapun yang memiliki dokumen perjalanan palsu atau sama sekali tidak membawa dokumen perjalanan dengan alasan hilang.

Kepolisian juga mengincar orang-orang yang berafiliasi dengan kelompok-kelompok teror di Suriah dan Irak, termasuk ISIS.

"Kami akan mendeteksi dan menindak warga asing yang dicurigai memiliki keterkaitan dengan teroris, khususnya mereka yang terlibat dalam aktivitas di Suriah," kata Ayob Khan Mydin Pitchay sebagaimana dikutip Free Malaysia Today.

Rangkaian penggerebekan berlangsung di Kuala Lumpur. Aparat tampak mendobrak pintu rumah sejumlah orang dan menggiring mereka ke bus dengan tangan diborgol. Mereka kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi.

Operasi ini berlangsung tatkala Kuala Lumpur tengah bersiap menggelar SEA Games yang akan berlangsung pada 19-30 Agustus 2017.

Penangkapan terhadap warga asing yang dicurigai terkait ISIS pernah melibatkan tiga warga Indonesia, Januari lalu. Salah satunya ditengarai terhubung dengan milisi ISIS di Suriah dan pernah pergi ke Turki pada 2013. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 659555