Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 13 December 2017 - 10:45
Share/Save/Bookmark
Iraq dan Gejolak Suriah:
Irak Ingin Berpartisipasi dalam Proses Astana
Bendera Iraq.png
 
Bendera Iraq.png
 
IslamTimes - Baghdad ingin menjadi bagian dari proses Astana yang bertujuan untuk menyelesaikan situasi di Suriah.
 
Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Irak untuk Rusia Haydar Mansour Hadi dalam sebuah pertemuan dengan ketua Komite Urusan Luar Negeri Dewan Federasi, Konstantin Kosachev, pada 12 Desember, TASS melaporkan.

"Sebagai duta besar negara saya, saya ingin meminta pimpinan Rusia agar mengundang Irak untuk menghadiri perundingan di Astana," katanya.

Kami percaya bahwa pengalaman dan bantuan kami akan dibutuhkan dalam proses politik untuk menyelesaikan krisis Suriah, tambah diplomat tersebut.

Pertemuan internasional ketujuh berfokus pada menyetujui ketentuan pada sebuah kelompok kerja mengenai pembebasan sandera, tahanan, pemindahan mayat dan pencarian orang hilang. Pihak-pihak tersebut juga mempertimbangkan untuk memerangi terorisme internasional dan bencana kemanusiaan di Suriah.

Pendukung gencatan senjata Suriah secara keseluruhan - Rusia, Turki dan Iran - telah sepakat pada tanggal 4 Mei di ibukota Kazakhstan, Astana, untuk mendirikan "zona de-eskalasi" di Suriah. Zona de-eskalasi di Suriah memungkinkan untuk secara signifikan mengurangi skala konflik dan berkontribusi pada perbaikan situasi kemanusiaan di Suriah.

Sementara proses Astana terpisah dari perundingan Jenewa PBB mengenai krisis Suriah, kehadiran Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura menghubungkan platform Kazakhstan dengan upaya internasional yang lebih luas.[IT/r]
 
Kode: 689600