Bicarakan Konflik Suriah, Netanyahu akan Bertemu Vladimir PutinKomando Operasi Irak: Sekitar 1.400 Elemen ISIS Bersenjata Berada di Tal AfarBashar Assad: "Recep Erdogan sebagai Pengemis Politik"Jenderal Qassem Soleimani: Iran Sentral Stabilitas Timur TengahPejabat Pro-Hadi: Saudi Kerahkan Pasukan untuk Duduki AdenKomandan ISIS Serahkan Diri ke Hizbullah23 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Kereta di IndiaTentara Suriah Bebaskan Wilayah Luas di Suriah Tengah dari ISISTentara Irak dan Hashed al-Shaabi Mulai Bebaskan Tal Afar dari ISISBendera Indonesia Dicetak Terbalik, Menlu Kirim Nota Diplomatik ke Malaysia
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 24 November 2015 - 21:50
Share/Save/Bookmark
Video yang Diduga Pilot Rusia Dikelilingi oleh Takfiri di Suriah

Info Terkait

Islam Times - "Seorang pilot Rusia," terdengar suara yang dari sekerumunan orang di sekelilingnya. "Allah Akbar," yang lain menimpalinya. Sementara yang lain berbicara dengan bahasa Arab dengan aksen Turkmen.
 
Sebuah video yang diposting secara online menunjukkan sekelompok bersenjata mengelilingi seorang yang diduga pilot Rusia yang tampaknya masih sadar dan bergerak-gerak. Wajahnya penuh memar dan berdarah-darah, sementara sekelompok orang tampak begitu bahagia dan meneriakkan teriakan "Allahu Akbar".

Diantara mereka menyesali mengapa mereka tidak bisa membakarnya di tempat hidup-hidup.

"Seorang pilot Rusia," terdengar suara yang dari sekerumunan orang di sekelilingnya. "Allah Akbar," yang lain menimpalinya. Sementara yang lain berbicara dengan bahasa Arab dengan aksen Turkmen.

Menurut Reuters, video itu dikirim oleh kelompok pemberontak yang beroperasi di wilayah barat laut Suriah. Kelompok-kelompok itu termasuk Tentara Bebas Suriah (FSA) dan Front al-Nusra, sementara kelompok Takfiri ISIS sejauh ini tidak memiliki kekuasaan di daerah itu.

Jahed Ahmad, seorang wakil dari Brigade 10 dari kelompok pemberontak yang menyerang pilot, kepada AP mengatakan, bahwa salah satu pilot Rusia itu mati setelah mendarat.

Kedua orang pilot itu mendapat serangan dari anggota kelompok setelah keduanya berusaha mendarat dengan parasut mereka, kata Ahmad. Ditambahkannya, beberapa tembakan menewaskan salah satu pilot, tapi nasib pilot lain masih belum diketahui.

Dari cara mereka memposting video dan teriakan-teriakannya, bisa diasumsikan bahwa mereka adalah dari kelompok Takfiri yang mengikuti ideologi Wahabi ISIS atau Front al-Nusra, demikian Ali Rizk, wartawan dan pakar Timur Tengah mengatakan kepada RT. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 500060