Pilpres Mesir, Sisi Menang dengan Meraup 92 Persen SuaraKemitraan Trans-Pasifik (TPP) Versus Islam adalah SolusiKonvoi Tentara Turki Dikerahkan ke Jisr al-ShughourHakim AS: Arab Saudi Bisa Diadili Atas Serangan 11 SeptemberRusia Gagalkan Puluhan Pelaku Pembom Bunuh Diri TakfiriMega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih Berlanjut
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 17 March 2018 - 15:11
Share/Save/Bookmark
AS, Turki dan Gejolak Suriah:
Erdogan Desak AS Tarik Gerilyawan Kurdi dari Timur Efrat
Recep Tayyip Erdogan. Turkish President..jpg
 
Recep Tayyip Erdogan. Turkish President..jpg
 
IslamTimes - Presiden Tayyip Erdogan pada Jumat mengatakan Amerika Serikat harus menarik gerilyawan Kurdi Suriah dari timur sungai Efrat di Suriah jika mereka ingin bekerja sama dengan Turki.
 
Berbicara di sebuah kongres untuk Partai AK yang berkuasa di provinsi timur laut, Erzurum, Erdogan juga mengatakan Ankara tetap terbuka untuk semua tawaran kerja sama mengenai kota Manbij di Suriah.

Namun, Ankara mengaku tidak yakin pendekatan apa yang akan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri yang baru Mike Pompeo terkait masalah itu.

Turki, yang meluncurkan operasi di wilayah Suriah barat laut, Afrin, pada Januari mengancam akan bergerak lebih jauh ke wilayah timur, Manbij, tempat pasukan YPG Kurdi Suriah dikerahkan.

Langkah itu membuat pasukan Turki menghadapi kemungkinan konfrontasi dengan Pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di sekitar kota.

Pekan ini, menteri luar negeri Turki mengatakan pasukan Turki akan menyelesaikan serangan di Afrin pada Mei dan akan melakukan serangan gabungan bersama Baghdad terhadap gerilyawan Kurdi di Irak pascapemilihan umum parlemen Irak.[IT/r]
 
Kode: 712071