Mega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih BerlanjutJet Rusia Bombardir Bandara Idlib yang Dikunjungi Tentara TurkiFSA Dukungan Turki Kuasai Wilayah dari YPGKomandan Tinggi Hay'at Tahrir al-Sham TewasDiduga Salinan Drone RQ-170 Milik Iran Ditangkap oleh IsraelIntelijen Irak: al-Baghdadi Terluka parah dan Lumpuh
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 11 February 2018 - 19:26
Share/Save/Bookmark
Revolusi Islam di Iran:
Warga Iran Memperingati Kemenangan Revolusi Islam dengan Demo Nasional
Millions of Iranians are taking to the streets nationwide to mark the 39th anniversary of the Islamic Revolution in 1979..jpg
 
Millions of Iranians are taking to the streets nationwide to mark the 39th anniversary of the Islamic Revolution in 1979..jpg
 
IslamTimes - Jutaan orang Iran turun ke jalan-jalan di seluruh negeri hari ini untuk memperingati 39 tahun Revolusi Islam tahun 1979.
 
Semua rakyat dari semua lapisan berkumpul di berbagai kota dan desa di seluruh Iran setiap tahun untuk merayakan kemenangan bangsa yang berhasil mengakhiri pemerintahan monarki rezim Pahlevi yang didukung AS.

Setiap tahun pada tanggal 22 bulan Bahman dalam kalender Persia, rakyat Iran memperbarui kesetiaan mereka kepada pemerintahan Islam dan Imam Khomeini, pendiri Republik Islam.

Demonstrasi tahun ini datang di tengah kebijakan permusuhan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran, mulai dari peringatannya dimana dia pada akhirnya dapat "menghentikan" kesepakatan nuklir 2015 hingga sikap ‘dukungan-nya’ terhadap beberapa kerusuhan yang melanda Iran baru-baru ini.

Di ibukota, Tehran, orang-orang dan pejabat turun di Alun-alun ikonik Azadi, tempat Presiden Iran Hassan Rouhani menyampaikan sebuah pidato.

Beberapa prestasi pertahanan terbaru Iran dipamerkan di lokasi tersebut, termasuk rudal anti-tank yang disebut Taufan M-2 yang memiliki jangkauan maksimum 3.750 meter serta dua rudal balistik jarak jauh Qadr.

Sebanyak 250 wartawan asing meliput acara tersebut, menurut pejabat Kementerian Kebudayaan dan Bimbingan Islam.

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif, yang menghadiri demonstrasi di Tehran, mengatakan Iran berutang kepada masyarakat dan kehadiran mereka di tempat kejadian dengan terciptanya kelangsungan hidup dan keamanan.

Tidak seperti beberapa negara regional yang membeli senjata dari kekuatan dunia, keberadaan dan keamanan Iran tidak terkait dengan pembelian senjata, katanya. "Keamanan Iran bergantung pada kehadiran rakyat di tempat kejadian."[IT/r]
 
Kode: 703962