Mega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih BerlanjutJet Rusia Bombardir Bandara Idlib yang Dikunjungi Tentara TurkiFSA Dukungan Turki Kuasai Wilayah dari YPGKomandan Tinggi Hay'at Tahrir al-Sham TewasDiduga Salinan Drone RQ-170 Milik Iran Ditangkap oleh IsraelIntelijen Irak: al-Baghdadi Terluka parah dan Lumpuh
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 20 January 2018 - 00:45
Share/Save/Bookmark
Iran dan Gejolak Suriah:
Pejabat: Iran Menentang Kehadiran Militer AS di Suriah
Kamal Kharrazi, Chairman of Iran’s Strategic Council on Foreign Relations.jpg
 
Kamal Kharrazi, Chairman of Iran’s Strategic Council on Foreign Relations.jpg
 
IslamTimes - Ketua Dewan Strategi Iran untuk Hubungan Luar Negeri Kamal Kharrazi menekankan oposisi Iran terhadap kehadiran pasukan AS di Suriah, memuji upaya rekonsiliasi Suriah.
 
Dalam sebuah kunjungan ke Suriah, Kharrazi menekankan bahwa kehadiran Amerika Serikat di wilayah Suriah tidak memberi kontribusi pada perdamaian di negara tersebut, dan Republik Islam Iran menganggap kehadiran tersebut tidak sah.

Dia mengatakan kepada Menteri Urusan Nasional untuk Urusan Rekonsiliasi Nasional Ali Haidar bahwa Amerika Serikat harus membiarkan rakyat Suriah berbicara satu sama lain untuk membangun perdamaian dan mengatasi masalah mereka.

Sementara Kharrazi memuji upaya yang diberikan oleh Kementerian Rekonsiliasi Nasional Suriah dalam upaya mendamaikan suku dan kelompok Suriah, termasuk kelompok bersenjata di Suriah.

Sementara itu, Haidar menekankan bahwa Suriah akan berhasil melewati krisis dengan bantuan sekutu.

Menteri Suriah memuji hubungan lama antara Tehran dan Damaskus, mencatat bahwa kedua negara berjuang di front yang sama dan akan menang bersama.

Kunjungan Kharrazi ke Suriah terjadi setelah menghadiri Konferensi Arab-Iran ke-2 di Beirut pada hari Rabu (17/1) dimana para cendikiawan dari negara-negara Arab dan Iran ikut hadir.[IT/r]
 
Kode: 698222