Mega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih BerlanjutJet Rusia Bombardir Bandara Idlib yang Dikunjungi Tentara TurkiFSA Dukungan Turki Kuasai Wilayah dari YPGKomandan Tinggi Hay'at Tahrir al-Sham TewasDiduga Salinan Drone RQ-170 Milik Iran Ditangkap oleh IsraelIntelijen Irak: al-Baghdadi Terluka parah dan Lumpuh
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Monday 18 December 2017 - 00:18
Share/Save/Bookmark
Dua Puluh Ribu Warga Jakarta Kecam AS
Dua Puluh Ribu Warga Jakarta Kecam AS
 
 
IslamTimes- Demonstrasi tersebut diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia, dan didukung oleh pemerintah serta berbagai kelompok organisasi Islam.
 

Puluhan ribu umat Islam Indonesia telah mengelar Demonstrasi Akbar di ibu kota negara Jakarta, mencela keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem al-Quds sebagai "ibukota" Israel.

Sekitar 80.000 demonstran berbaris dari masjid utama di ibukota Indonesia ke lapangan di depan Kedutaan Besar AS pada hari Minggu (17/12/17), meminta Washington untuk menarik kembali keputusan kontroversial tersebut.

Demonstrasi tersebut diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia, dan didukung oleh pemerintah serta berbagai kelompok organisasi Islam.

Warga berpakaian putih, dan meneriakkan slogan "Allahu Akbar," melambai-lambaikan bendera Palestina, dan mengangkat spanduk bertuliskan, "Peace, love and free Palestine."

Seorang juru bicara kepolisian Indonesia mengatakan 20.000 polisi dan anggota militer telah ditempatkan di wilayah tersebut untuk menjamin keamanan. Polisi juga menahan para demonstran yang berusaha melewati gulungan kawat berduri di luar Kedutaan Besar AS di Jakarta.

"Kami ada di sini bersama semua saudara Muslim Indonesia kami. Kami menyampaikan aspirasi kami kepada saudara-saudara kita di Palestina. Saya berharap bahwa mereka akan memiliki kebebasan mereka dan Allah memberi mereka kekuatan dan kesabaran sehingga mereka bisa mendapatkan kemerdekaan mereka, "kata seorang demonstran.(IT/TGM)
 
Kode: 690645