Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Friday 15 December 2017 - 17:05
Share/Save/Bookmark
Palestina vs Zionis Israel:
Pasukan Israel Dikerahkan di Yerusalem al-Quds di Tengah Ketegangan
Zionist Israel forces, deploys to al Qods.jpg
 
Zionist Israel forces, deploys to al Qods.jpg
 
IslamTimes – Zionis Israel telah mengerahkan pasukan ke Yerusalem al-Quds untuk mengantisipasi demonstrasi yang lebih marah setelah sholat Jum'at hari Jumat (15/12) menentang deklarasi AS yang dikritik secara internasional tentang kota kuno tersebut.
 
Pada hari Jumat (15/12), militer Zionis Israel mengirim bala bantuan ke seluruh Yerusalem al-Quds dan Kota Tua, tampat kompleks Masjid Al-Aqsa berada.

Sebelumnya, pasukan Tel Aviv menggerebek kota Halhul di Tepi Barat yang diduduki selatan, memicu bentrokan berat dengan penduduk Palestina, media Palestina melaporkan.

Beberapa orang Palestina terluka saat pasukan Israel menembakkan gas air mata dan bom suara untuk membubarkan demonstran di Halhul, yang terletak di utara al-Khalil (Hebron).

Warga Palestina marah atas pengumuman pada 6 Desember oleh Presiden AS Donald Trump dimana Washington mengakui Yerusalem al-Quds sebagai "ibukota" Zionis Israel.

Sejak saat itu, mereka telah melakukan demonstrasi menentang AS dan Zionis Israel setiap hari.

Sebagian besar demonstrasi telah disambut dengan respon sengit oleh pasukan Zionis Israel, yang menggunakan gas air mata, peluru karet dan granat stun untuk membubarkan para demonstran.

Pasukan rezim juga telah melakukan puluhan penangkapan di tengah bentrokan dengan orang-orang Palestina.

Jumat (8/12) lalu, umat Islam mengadakan demonstrasi pro-Palestina setelah salat Jumat di beberapa kota di seluruh dunia untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap langkah Trump.

Di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki, orang-orang Palestina menanggapi sebuah seruan oleh gerakan perlawanan Hamas untuk mengamati 'hari kemarahan' melawan Zionis Israel dan AS. Dua orang Palestina terbunuh dan ratusan lainnya terluka dalam bentrokan dengan pasukan Zionis Israel.[IT/r]
 
Kode: 690136