Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Friday 15 December 2017 - 02:20
Share/Save/Bookmark
Rusia, AS dan Teroris ISIS:
Putin: Washington Mungkin Gunakan Teroris Daesh dalam Perang Melawan Assad
Vladimir Putin. Russian President..jpg
 
Vladimir Putin. Russian President..jpg
 
IslamTimes - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Amerika Serikat menutup mata terhadap informasi yang diberikan oleh Moskow tentang teroris Suriah yang pergi ke negara tetangga Irak dengan harapan agar militan ini kemudian dapat digunakan untuk berperang melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad.
 
Putin menyampaikan ucapan tersebut pada konferensi pers akhir tahun tradisional di ibukota Rusia, Moskow, Kamis (14/12), dengan mengatakan bahwa Kremlin tidak menerima "reaksi" dari Washington mengenai intelijen yang diberikan.

"Mengapa? Karena mereka [di Gedung Putih] berpikir bahwa mereka [teroris] dapat digunakan untuk berperang melawan Assad. Ini adalah hal yang paling sederhana, tapi pada saat bersamaan, hal yang paling berbahaya, termasuk bagi mereka yang melakukan ini," kata presiden Rusia tersebut kepada hampir 1.500 wartawan, yang telah mengikuti sesi maraton.

Koalisi pimpinan AS telah melakukan serangan udara terhadap sasaran yang dikatakan termasuk kelompok teroris Takfiri Daesh di Suriah sejak September 2014 tanpa ada otorisasi dari pemerintah Damaskus atau sebuah mandat PBB.

Aliansi militer telah berulang kali dituduh menargetkan dan membunuh warga sipil. AS juga ternyata tidak mampu mencapai tujuannya untuk menghancurkan Daesh. [IT/r]
 
Kode: 690063