Pilpres Mesir, Sisi Menang dengan Meraup 92 Persen SuaraKemitraan Trans-Pasifik (TPP) Versus Islam adalah SolusiKonvoi Tentara Turki Dikerahkan ke Jisr al-ShughourHakim AS: Arab Saudi Bisa Diadili Atas Serangan 11 SeptemberRusia Gagalkan Puluhan Pelaku Pembom Bunuh Diri TakfiriMega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih Berlanjut
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Thursday 14 December 2017 - 17:47
Share/Save/Bookmark
Iran dan Pembebasan Al Quds Palestina:
Larijani: Negara Muslim Harus Bersatu melawan Ancaman Bersama
Ali Larijani - Iranian parliament speaker.jpg
 
Ali Larijani - Iranian parliament speaker.jpg
 
IslamTimes – Ketua Parlemen Iran Ali Larijani pada hari Rabu (13/12) mendesak negara-negara Muslim untuk menjadi satu kesatuan melawan ancaman umum.
 
"Jika negara-negara Muslim ingin sukses, mereka harus bersatu dan bergerak ke arah yang sama," kata Larijani, merujuk pada kekejaman rezim Zionis terhadap orang-orang Palestina dalam beberapa hari terakhir setelah AS menyatakan bahwa Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibukota Israel.

"Jika negara-negara Muslim, yang menghabiskan uang untuk memuaskan sekutu Barat mereka, telah menghabiskan uang yang sama untuk melawan penjajahan barat, rezim Zionis tidak akan berani mengambil tindakan seperti itu hari ini," kata Ketua Parlemen Iran tersebut.

Penjajahan AS merupakan salah satu akar penyebab terorisme, kata Larijani.

Pengumuman Presiden AS Donald Trump yang mengakui Quds sebagai ibu kota rezim Zionis telah menghadapi kritik yang luas di seluruh dunia bahkan dari sekutu AS sendiri.

Setelah keputusan AS itu, bentrokan meletus di wilayah yang diduduki dan ribuan orang Palestina terluka dan beberapa lainnya tewas sebagai martir.[IT/r]
 
Kode: 689987