Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 13 December 2017 - 11:44
Share/Save/Bookmark
Iran dan Pembebasan Palestina:
Pemimpin PFLP Menyambut Dukungan Soleimani
Major General Qassem Soleimani - Commander of the Islamic Revolution Guards Corps (IRGC) Quds Force.jpg
 
Major General Qassem Soleimani - Commander of the Islamic Revolution Guards Corps (IRGC) Quds Force.jpg
 
IslamTimes - Wakil Sekretaris Jenderal Front Populer untuk Pembebasan Palestina Abu Ahmed Fouad menyambut baik dukungan Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Quds Force Mayor Jenderal Qassem Soleimani untuk gerakan perlawanan Palestina.
 
"Mayor Jenderal Soleimani adalah orang yang ahli dan kami menyambut baik pernyataannya," kata Fouad seperti dikutip oleh saluran berita berbahasa Arab al-Mayadeen pada hari Selasa (12/12).

Dia menekankan bahwa perlawanan tidak sendirian dan memiliki kemampuan hebat, menambahkan, "Salah satu alasan terpenting untuk melanjutkan Intifada adalah adanya kepemimpinan bersama di semua kelompok (perlawanan)."

Ucapannya datang setelah Jenderal Soleimani menyuarakan dukungan penuh Iran untuk gerakan perlawanan Palestina.

Dia mengutarakan hal tersebut dalam sebuah percakapan telepon Senin (11/12) dengan komandan sayap militer Hamas, Brigade Ezzeddin al-Qassam, yang telah membela Jalur Gaza yang diblokade melawan tindakan agresi Israel, dan gerakan perlawanan Jihad Islam.

Jendral tertinggi Iran juga mendesak semua gerakan perlawanan di wilayah tersebut untuk meningkatkan kesiapan mereka untuk membela Masjid al-Aqsa.

Komentar Soleimani muncul di tengah ketegangan yang mendidih di wilayah-wilayah pendudukan Palestina menyusul sebuah keputusan oleh Presiden AS Donald Trump untuk secara formal mengakui al-Quds (Yerusalem) sebagai ibu kota Zionis Israel.

Trump pada hari Rabu (6/12) lalu menentang peringatan global dan mengatakan bahwa Washington secara resmi mengakui Yerusalem al-Quds sebagai "ibukota" Zionis Israel dan akan memulai proses perpindahan kedutaannya ke kota yang diduduki, yang melanggar kebijakan Amerika selama berpuluh-puluh tahun.

Pengumuman tersebut memicu peringatan keras internasional bahwa hal itu akan membawa lebih mengacaukan ke wilayah Timur Tengah. Banyak demonstrasi anti AS dan Israel telah terjadi di banyak negara selama beberapa hari terakhir.[IT/r]
 
Kode: 689612