Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 10 December 2017 - 23:48
Share/Save/Bookmark
Rouhani: AS Tuangkan Bahan Bakar pada Api Gejolak Timur Tengah
Rouhani: AS Tuangkan Bahan Bakar pada Api Gejolak Timur Tengah
 
 
IslamTimes- Pergeseran dramatis dalam kebijakan Washington memicu demonstrasi di wilayah Palestina yang diduduki, Iran, Turki, Mesir, Yordania, Tunisia, Aljazair, Irak, Maroko dan negara-negara Muslim lainnya.
 

Presiden Iran Hassan Rouhani telah mengecam Amerika yang membuat keputusan yang "tidak benar" dengan mengakui Yerusalem al-Quds sebagai "ibukota" Israel, memperingatkan bahwa tindakan tersebut menambah ketegangan di Timur Tengah.

"Situasi regional sudah tegang sedimikian rupa sehingga tidak boleh dipertegang dan keputusan presiden AS baru-baru ini untuk memindahkan kedutaan negara tersebut ke al-Quds adalah keputusan yang salah dan menuangkan bensin ke api di wilayah tersebut," kata Rouhani di sebuah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson di Teheran pada hari Minggu (10/12/17).

Presiden AS Donald Trump memicu kemarahan internasional pada hari Rabu ketika dia menyatakan bahwa AS mengakui Yerusalem al-Quds sebagai "ibukota" Israel dan menginstruksikan pemerintahannya untuk memulai proses pengalihan kedutaan besar Amerika dari Tel Aviv ke al-Quds.

Pergeseran dramatis dalam kebijakan Washington memicu demonstrasi di wilayah Palestina yang diduduki, Iran, Turki, Mesir, Yordania, Tunisia, Aljazair, Irak, Maroko dan negara-negara Muslim lainnya.

Pada hari Minggu, bentrokan meletus di luar Kedutaan Besar AS di ibu kota Lebanon, Beirut, saat demonstrasi menentang keputusan presiden AS yang mengakui Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel.(IT/TGM)
 
Kode: 689089