Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 10 December 2017 - 01:14
Share/Save/Bookmark
AS dan Gejolak Palestina:
Penasihat Abbas: Presiden Palestina Tidak Akan Menemui Pence
Mike Pence - US Vice-President.jpg
 
Mike Pence - US Vice-President.jpg
 
IslamTimes - Presiden Palestina Mahmud Abbas tidak akan mengadakan pertemuan yang direncanakan dengan Wakil Presiden AS Mike Pence menyusul perubahan kebijakan Washington ke Al-Quds, kata seorang pembantu Abbas pada hari Sabtu (9/12).
 
"Tidak akan ada pertemuan dengan wakil presiden Amerika di Palestina," kata penasihat diplomatik Majdi al-Khaldi kepada AFP." Amerika Serikat telah melewati semua garis merah dengan keputusan Al-Quds," tambahnya.

Gedung Putih memperingatkan pada hari Kamis (7/12) bahwa membatalkan pertemuan yang direncanakan akhir bulan ini di Tepi Barat akan menjadi "kontraproduktif", namun Abbas berada di bawah tekanan domestik yang berat untuk menghindari Pence setelah pengakuan Presiden Donald Trump terhadap Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibukota entitas Zionis

Jibril Rajoub, anggota senior partai Fatah Abbas, mengatakan kepada AFP pada hari yang sama bahwa Pence "tidak diterima di Palestina"

Pence diperkirakan akan mengunjungi Palestina yang diduduki beberapa saat sebelum Natal.[IT/r]
 
Kode: 688867