Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 9 December 2017 - 19:27
Share/Save/Bookmark
AS dan Gejolak Palestina:
Mantan Calon Presiden AS Mendorong untuk Boikot Global ‘Israel’
Jill Stein - Former US President Candidate.jpg
 
Jill Stein - Former US President Candidate.jpg
 
IslamTimes - Mantan Calon Presiden AS Jill Stein mengecam keputusan Gedung Putih untuk mengakui Yerusalem Al-Quds sebagai ibukota Zionis Israel, dan meminta negara-negara dunia agar memberlakukan sanksi ketat terhadap Tel Aviv untuk menghentikan pembantaian orang-orang Palestina.
 
"Keputusan Trump di Yerusalem adalah ‘panggilan bangun’ bagi semua orang yang menginginkan keadilan bagi Palestina," kata Stein, calon Partai Hijau untuk Presiden Amerika Serikat dalam pemilihan tahun 2012 dan 2016.

Stein lebih lanjut mengulangi perlunya usaha yang lebih kuat oleh masyarakat internasional untuk memberlakukan gerakan BDS. "Lebih dari sebelumnya kita harus membangun gerakan pembelaan boikot-divestasi untuk menghentikan ‘gerakan lambat’ genosida rakyat Palestina," katanya.

Presiden AS pada Rabu (6/12) lalu menentang peringatan global, dan mengatakan bahwa Washington secara resmi mengakui Yerusalem al-Quds sebagai "ibukota" Zionis Israel, dan akan memulai proses perpindahan kedutaannya ke kota yang diduduki, yang melanggar kebijakan Amerika selama puluhan tahun meskipun ada oposisi internasional yang meluas. .

Untuk mengantisipasi langkah Trump, 151 anggota Majelis Umum PBB memilih pekan lalu untuk mengadopsi sebuah resolusi langka yang mengecam Zionis Israel sebagai "kekuatan penjajah" Yerusalem al-Quds, sebuah kota yang suci bagi umat Islam, Kristen, dan Yahudi.[IT/r]
 
Kode: 688814