Mega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih BerlanjutJet Rusia Bombardir Bandara Idlib yang Dikunjungi Tentara TurkiFSA Dukungan Turki Kuasai Wilayah dari YPGKomandan Tinggi Hay'at Tahrir al-Sham TewasDiduga Salinan Drone RQ-170 Milik Iran Ditangkap oleh IsraelIntelijen Irak: al-Baghdadi Terluka parah dan Lumpuh
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Thursday 30 November 2017 - 20:52
Share/Save/Bookmark
Qatar dan Konflik Arab Teluk:
Kuwait Mengundang Qatar ke KTT Teluk
Sheikh Sabah al-Ahmad Al-Sabah, Emir Kuwait.jpg
 
Sheikh Sabah al-Ahmad Al-Sabah, Emir Kuwait.jpg
 
IslamTimes - Kuwait pada hari Kamis (30/11) mengundang Qatar ke sebuah KTT negara-negara Teluk pekan depan, media pemerintah mengatakan, sebagai undangan pertama tersebut dalam boikot diplomatik yang dipimpin Saudi terhadap Doha.
 
Kuwait, yang tidak termasuk negara-negara Arab yang memboikot Qatar, mengundang Emir Qatari Sheikh Tamim bin Haman Al-Thani ke KTT Dewan Kerjasama Teluk pada 5 dan 6 Desember, kata kantor berita KUNA yang dikelola negara.

Pada bulan Juni, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir secara tiba-tiba memutuskan semua hubungan dengan Qatar atas tuduhan Doha mendukung ekstremisme dan dekat dengan Iran. Qatar membantah tuduhan tersebut.

Didirikan pada tahun 1981, GCC adalah serikat politik dan ekonomi yang mencakup Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Qatar, serta Oman dan Kuwait.

Kuwait dan Oman belum mengambil bagian dalam pemboikotan emirat yang kaya gas, dan Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad Al-Sabah telah bertindak sebagai mediator dalam krisis tersebut.[IT/r]
 
Kode: 686796