Pilpres Mesir, Sisi Menang dengan Meraup 92 Persen SuaraKemitraan Trans-Pasifik (TPP) Versus Islam adalah SolusiKonvoi Tentara Turki Dikerahkan ke Jisr al-ShughourHakim AS: Arab Saudi Bisa Diadili Atas Serangan 11 SeptemberRusia Gagalkan Puluhan Pelaku Pembom Bunuh Diri TakfiriMega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih Berlanjut
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Monday 16 October 2017 - 20:51
Share/Save/Bookmark
Invasi Saudi di Yaman:
Yaman: Pasukan Pimpinan Saudi Kalah Telak, Riyadh Gantikan Pasukannya dengan Tentara Bayaran
Sniper Yaman.jpg
 
Sniper Yaman.jpg
 
IslamTimes - Kerugian besar dialami oleh pasukan pimpinan Saudi pada hari Senin (16/10) di beberapa wilayah di Yaman, sehari setelah Riyadh menggantikan pasukannya dengan tentara bayaran di lokasi yang terletak di daerah perbatasan dengan Yaman.
 
Jaringan televisi berbahasa Arab al-Masirah melaporkan bahwa tujuh tentara bayaran yang dipimpin oleh Saudi tewas dan terluka oleh unit penembak jitu dan unit komando Yaman di Serawara Marib.

Jaringan Yaman juga melaporkan bahwa sembilan tentara bayaran lainnya tewas dan terluka di front Taiz, Jawf dan Nahm.

Sebelumnya pada hari Minggu (15/10), sumber militer Yaman melaporkan bahwa rezim Saudi telah menarik pasukan dari sebagian besar lokasi perbatasan dan menggantinya dengan unsur tentara bayaran.

Sumber tersebut mengatakan bahwa langkah tersebut diupayakan untuk mengurangi kerugian di tingkat militer.

Yaman sejak Maret 2015 menghadapi agresi brutal oleh koalisi pimpinan Saudi, dalam upaya mengembalikan kekuasaan mantan presiden Abdrabbuh Mansour Hadi yang buron.

Puluhan ribu orang Yaman telah terluka dan menjadi martir dalam serangan yang dipimpin oleh Saudi, dengan sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.

Namun, kekuatan tentara dan sekutu komite populer yang didirikan oleh kaum revolusioner Ansarullah telah secara heroik menghadapi agresi dengan segala cara.

Koalisi yang dipimpin Saudi - yang juga mencakup UEA, Bahrain, Mesir, Maroko, Yordania, Sudan dan Kuwait - juga telah memberlakukan blokade di pelabuhan dan bandara negara-negara miskin tersebut sebagai bagian dari agresi tersebut.[IT/r]
 
Kode: 677026