Gawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih BerlanjutJet Rusia Bombardir Bandara Idlib yang Dikunjungi Tentara TurkiFSA Dukungan Turki Kuasai Wilayah dari YPGKomandan Tinggi Hay'at Tahrir al-Sham TewasDiduga Salinan Drone RQ-170 Milik Iran Ditangkap oleh IsraelIntelijen Irak: al-Baghdadi Terluka parah dan LumpuhImam Ali Khamenei: Muslim Sunni dan Syiah Bersatu Melawan MusuhAyatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan Takfiri
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Monday 16 October 2017 - 16:23
Share/Save/Bookmark
Gejolak Politik Zionis Israel:
Netanyahu Tersangka Korupsi, Hadapi Penyelidikan Polisi Israel
Benjamin Netanyahu - The Zionist Prime Minister.jpg
 
Benjamin Netanyahu - The Zionist Prime Minister.jpg
 
IslamTimes - Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu dan polisi Israel berhadapan dalam perselisihan publik yang langka pada hari Minggu (15/10) atas penyelidikan intensif korupsi yang telah menyebabkan spekulasi mengenai apakah dia akhirnya akan dipecat dari jabatannya.
 
Netanyahu Sabtu (14/10) malam mengecam polisi di halaman Facebook-nya karena membocorkan penyelidikan korupsinya ke media Israel terkait.

Hal itu memicu tanggapan tegas dari polisi, yang telah memeriksa hadiah yang diterima Netanyahu dari para pendukung kaya dan juga kecurigaan bahwa dia mencari kesepakatan rahasia dengan penerbit sebuah surat kabar terlaris.

Istrinya, Sara telah menghadapi penyelidikan terpisah atas penyalahgunaan dana publik.

Netanyahu telah berulang kali membantah melakukan kesalahan dan menuduh awak media Israel berusaha memaksanya keluar dari jabatannya.

Televisi Channel 2 Israel melaporkan pada Sabtu (14/10) malam bahwa perdana menteri yang telah lama bertugas akan segera ditanyai lagi oleh polisi sebagai bagian dari penyelidikan, yang mendorong Netanyahu mem-posting di Facebook.

"Ketika dia menjabat, kepala polisi membuat dua komitmen penting: bahwa tidak akan ada kebocoran lagi dan bahwa polisi tidak akan membuat rekomendasi lagi," tulisnya, merujuk pada laporan bahwa polisi merekomendasikan kepada jaksa istrinya untuk didakwa.

Namun dia mengatakan bahwa "kebocoran ilegal telah menjadi tsunami," sambil menyebutkan nama seorang konsultan yang dipekerjakan oleh polisi, Lior Horev.

Netanyahu juga menulis bahwa "ada kampanye media transparan" terhadapnya, menambahkan bahwa tuduhan tersebut tidak berarti sama sekali.

Unggahan tersebut mendapat respon yang jarang dari polisi, yang menolak motivasi politiknya.

"Polisi melaksanakan pekerjaan mereka sesuai dengan hukum dan tidak akan diprovokasi oleh serangan tak berdasar yang mengganggu pekerjaan mereka dan merusak peraturan undang-undang," kata seorang juru bicara polisi.[IT/r]
 
Kode: 676943