Tentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari SpanyolSerangan Bom Kelompok Al-Shabaab Tewaskan Tiga Orang di SomaliaDua Tewas dalam Aksi Barbar di Kampus Louisiana, AS
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Monday 16 October 2017 - 12:55
Share/Save/Bookmark
AS dan Kesepakatan Nuklir Iran-P5+1:
Clinton: Trump Membuat AS Terlihat 'Bodoh' atas Iran
Hillary Clinton - Former US Secretary of State.jpg
 
Hillary Clinton - Former US Secretary of State.jpg
 
IslamTimes - Mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan langkah Presiden Donald Trump untuk merusak kesepakatan nuklir Iran 2015 membuat Amerika terlihat "bodoh dan kecil."
 
Trump meluncurkan strategi barunya melawan Tehran pada hari Jumat (13/10) dengan menolak untuk mengesahkan kesepakatan tersebut, yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), antara Iran dan kelompok negara P5 + 1 - Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia dan China ditambah Jerman.

Clinton mengatakan kepada Fareed Zakaria dalam sebuah wawancara CNN pada hari Minggu (15/10) bahwa langkah tersebut menunjukkan keunggulan Iran, karena tidak ada bukti yang menunjukkan ketidakpatuhan Tehran.

"Jika Iran mematuhi, yang semua buktinya ada, lalu tiba-tiba, alih-alih berupaya mengisolasi Iran dalam setiap masalah, kami memberi sorotan kepada Iran - sorotan pihak yang dirugikan," akunya.

"Itu membuat kita terlihat bodoh dan kecil dan bermain tepat di tangan Iran," Clinton melanjutkan.[IT/r]
 
Kode: 676889