Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Thursday 12 October 2017 - 22:15
Share/Save/Bookmark
Konflik Diplomasi AS - Rusia:
Moskow: AS 'Diam-diam' Menambah Pasukan di Eropa Timur
AS - Rusia.jpg
 
AS - Rusia.jpg
 
IslamTimes - Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Kamis (11/10) menuduh AS telah menambahkan tentara di Polandia yang melanggar kesepakatan antara Moskow dan NATO, tuduhan itu oleh Kedutaan Besar AS di Warsawa.
 
Satu pasukan tentara AS dikirim untuk mengganti kelompok tentara lain di Polandia namun skuadron asli tidak pernah pergi, kata Moskow dalam sebuah pernyataan yang menuduh negara-negara Eropa Timur telah mengalami "histeria".

Tuduhan tersebut terjadi saat ketegangan antara Rusia dan NATO melonjak sampai tertinggi sejak Perang Dingin.

Skuadron Ketiga AS dan Skuadron Kedua dijadwalkan untuk diputar saat latihan perang Rusia-Belarus bersama Zapad 2017 terjadi bulan lalu, juru bicara kementerian pertahanan Igor Konashenkov mengatakan.

"(Tapi) Skuadron Kedua tiba di Polandia dengan diam-diam dengan peralatan militernya. Dan, selama ini, peralatan militer Skuadron Ketiga tidak meninggalkan Polandia dan Baltik," tambahnya.

Kehadiran kedua skuadron tersebut melanggar Undang-Undang Pendirian NATO-Rusia 1997, menurut pernyataan tersebut.

Konashenkov mengatakan bahwa latihan militer Zapad "disertai oleh histeria yang belum pernah terjadi sebelumnya di media Eropa", yang mengutip anggota Uni Eropa timur yang lebih baru karena tuduhan "Russophobia".

"Seluruh histeria Baltik dan Polandia tentang 'ancaman Rusia' yang diajukan oleh Zapad 2017 adalah bagian tabir informasi yang lancarkan dalam operasi Pentagon," kata pernyataan tersebut.
"Jadi siapakah sebenarnya yang mempersiapkan agresi?" tanya Konashenkov.

Kedutaan Besar AS di Polandia mengatakan Skuadron Ketiga pada kenyataannya menggantikan yang kedua, dan bahwa tidak ada pelanggaran terhadap kesepakatan tersebut.[IT/r]
 
Kode: 676119