Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 2 September 2017 - 10:49
Share/Save/Bookmark
#Bouthaina_The_Eye_Of_Homanity: Hashtag Internasional Mengutuk Kekejaman Saudi di Yaman
#Bouthaina_The_Eye_Of_Homanity dan #I_SPEAK_FOR_BUTHINA
 
#Bouthaina_The_Eye_Of_Homanity dan #I_SPEAK_FOR_BUTHINA
 
Islam Times - Jika ingin bergabung dalam soloidaritas Bouthaina al-Rimi, silahkan klik Hashtag #Bouthaina_The_Eye_Of_Homanity dan #I_SPEAK_FOR_BUTHINA.
 
Foto seorang bocah perempuan kecil Yaman yang berusaha membuka kelopak matanya yang dibantu dengan jari telunjuk dan jempolnya adalah satu-satunya korban selamat dari kekejaman serangan udara tentara Saudi yang memicu gelombang solidaritas di jaringan media sosial, Twitter.

Pengguna jejaring sosial di seluruh dunia mulai berbagi foto bocah kecil dengan satu mata tertutup itu dalam solidaritas dengan Bouthaina al-Rimi, nama gadis malang tersebut, setelah sebuah foto menunjukkan dirinya mengalami luka berat yang nampak susah payah membuka salah satu kelopak matanya yang membengkak dengan kedua jari mungilnya.

Bocah perempuan berusia sekitar empat tahun itu kini menjadi seorang bocah yatim piatu setelah kedua orang tuanya, lima saudara kandungnya dan pamannya terbunuh dalam serangan udara Saudi yang menghancurkan gedung tempat tinggal mereka di ibukota Yaman, Sana'a, pada Sabtu, 25/08/17.

Bouthaina kecil malang itu mengalami patah tulang parah di rahang dan wajahnya.

Secara keseluruhan, serangan brutal Saudi itu membunuh 14 orang dan menciderai 16 lainnya, satu di antaranya berusia tiga tahun, menurut sebuah laporan Komite Palang Merah Internasional (ICRC).

Foto Bouthaina al-Rimi dengan mata bengkak dan viral di medsos, sedikitnya membantu untuk meningkatkan kesadaran tentang agresi barbar militer Saudi di Yaman beberapa tahun ini. Perang yang tidak beralasan yang telah merengut nyawa lebih dari 12.000 orang Yaman dan menempatkan negara itu di ambang krisis kemanusiaan.

Bouthaina al-Rimi juga mampu membawa perhatian dunia mengenai penderitaan yang dialami oleh sekitar 500.000 anak-anak Yaman yang menderita kekurangan gizi akut. Perang mematikan yang dipicu Saudi itu juga menyebabkan wabah kolera yang menginfeksi lebih dari setengah juta orang Yaman.

Jika ingin bergabung dalam soloidaritas Bouthaina al-Rimi, silahkan klik Hashtag #Bouthaina_The_Eye_Of_Homanity dan #I_SPEAK_FOR_BUTHINA.

"Hilangnya kehidupan sipil itu sangat keterlaluan, dan bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum konflik bersenjata," kata Carlos Morazzani, wakil ketua delegasi ICRC di Yaman dalam sebuah pernyataan. [IT/Onh/Ass]

 
Kode: 665999
 
 
1


Memet
Iran, Islamic Republic of
1396-06-11 08:27:39
Terkutuk Saudi Arabia . .. . . kita viralkan aksi barbar Saudi Arabia . . .. (600954)