Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 2 September 2017 - 09:31
Share/Save/Bookmark
Ledakan Bom Mobil ISIS Tewaskan Empat Tentara Libya
Militer di pos pemeriksaan (zawya)
 
Militer di pos pemeriksaan (zawya)
 
Islam Times - Serangan pada Kamis di Nawfiliya yang berjarak 80 kilometer dari Ras Lanuf, salah satu bagian dari kawasan "bulan sabit minyak" Libya dan salah satu pangkalan pengiriman minyak utama negara anggota OPEC itu.
 
Ledakan bom mobil di sebuah pos pemeriksaan militer menewaskan empat tentara anggota pasukan Khalifa Haftar, Libya pada Kamis, 31/08/17. Serangan itu diklaim oleh kelompok ISIS, menurut sumber pejabat dan keamanan setempat.

"Ledakan bom mobil yang menyasar pos pemeriksaan di kota Nawfiliya mengakibatkan dua anggota petugas dari Direktorat Keamanan Sirte tewas dan beberapa lagi terluka," kata juru bicara militer Ahmad Mesmari sebagaimana dikutip Reuters.

Dua sumber keamanan mengatakan dua tentara lagi tewas.

Kelompok Takfiri ISIS mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut, menurut laporan Amaq News Agency.

Serangan pada Kamis di Nawfiliya yang berjarak 80 kilometer dari Ras Lanuf, salah satu bagian dari kawasan "bulan sabit minyak" Libya dan salah satu pangkalan pengiriman minyak utama negara anggota OPEC itu.

Pejabat Libya khawatir bahwa kelompok ISIS akan mencoba mengumpulkan kekuatan kembali di sana setelah mereka sebelumnya mengalami kekalahan di kota Sirte pada tahun lalu. [IT/Rtr]
 
Kode: 665976