Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 22 August 2017 - 16:00
Share/Save/Bookmark
Trump Putuskan Tambah Jumlah Tentara AS di Afganistan
Tentara AS di Afghanistan
 
Tentara AS di Afghanistan
 
Islam Times - "Saya akan berkonsultasi dengan Sekretaris Jenderal NATO dan sekutu kita -beberapa di antaranya juga telah berkomitmen juga untuk meningkatkan jumlah pasukan mereka," kata Mattis.
 
Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis menegaskan, Amerika Serikat bersama negara sekutunya, berkomitmen menambah jumlah pasukan di Afghanistan.

Kepastian ini diungkapkan Mattis setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan sebuah pidato di Washington, Senin watu setempat (Selasa WIB, 22/8/2017).

Pejabat senior Gedung Putih mengatakan, Presiden Trump telah mengizinkan Mattis untuk mengirim 3.900 tentara lagi ke Afghanistan.

"Saya telah mengarahkan Ketua Gabungan Kepala Staf untuk membuat persiapan demi menjalankan strategi presiden ini," kata Mattis, seperti dikutip AFP.

"Saya akan berkonsultasi dengan Sekretaris Jenderal NATO dan sekutu kita -beberapa di antaranya juga telah berkomitmen juga untuk meningkatkan jumlah pasukan mereka," kata Mattis.

Sekarang ada sekitar 8.400 tentara AS dan 5.000 tentara NATO yang mendukung pasukan keamanan Afghanistan dalam perang melawan Taliban dan teroris lainnya.

Namun situasi tetap membahayakan. Tercatat lebih dari 2.500 polisi dan tentara Afghanistan terbunuh sejak 1Januari- 8 Mei 2017.[IT/Kompas]
 
Kode: 663306