Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 20 August 2017 - 22:06
Share/Save/Bookmark
Invasi Saudi di Yaman:
Pejabat Pro-Hadi: Saudi Kerahkan Pasukan untuk Duduki Aden
Tentara Saudi
 
Tentara Saudi
 
Islam Times - Pejabat Yaman yang setia kepada mantan presiden, Abd Rabbuh Mansur Hadi, mengatakan bahwa Arab Saudi untuk pertama kalinya telah mengerahkan pasukan ke barat daya kota pelabuhan Aden, di mana Riyadh dan sekutunya, Uni Emirat Arab, berlomba-lomba untuk mendapatkan pijakan.
 
Pejabat Yaman yang setia kepada mantan presiden buron, Abd Rabbuh Mansur Hadi, mengatakan bahwa Arab Saudi untuk pertama kalinya mengerahkan pasukan ke barat daya kota pelabuhan Aden, di mana Riyadh dan sekutunya, Uni Emirat Arab, berlomba-lomba untuk mendapatkan kontrol wilayah tersebut.

Pejabat yang berbicara dengan syarat anonim itu mengatakan, pasukan Saudi telah ditempatkan dekat di istana presiden, pelabuhan dan bandara Aden.

Mereka adalah pasukan khusus Saudi yang pertama di Aden sejak tahun 2015, ketika monarki Arab melancarkan sebuah serangan militer melawan Yaman dalam upaya untuk menghapuskan gerakan Houthi Ansarullah dan menginstal ulang kekuasaan Hadi, sahabat dekat Riyadh.

Arab Saudi menerima dukungan dari sejumlah negara sekutu, termasuk UEA. Namun, beberapa indikasi menunjukkan Arab Saudi dan UEA tidak sependapat mengenai sejumlah isu perang di Yaman, di antaranya kontrol Bandara Internasional Aden.[IT/r]
 
Kode: 662866