Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 15 August 2017 - 20:31
Share/Save/Bookmark
Muqtada Sadr akan Berkunjung ke Mesir
Moqtada Sdr dan putra mahkota UEA (WAM)
 
Moqtada Sdr dan putra mahkota UEA (WAM)
 
Islam Times - Tak pelak, pergerakan regional Muqtada Sadr menimbulkan banyak perdebatan dan pertanyaan di kalangan para pengamat mengenai orientasi diplomatik dan politiknya di kawasan sekembalinya dari kunjungan ke Arab Saudi.
 
Ulama dan politisi Irak, Muqtada al-Sadr, akan segera berangkat ke Mesir setelah mendapat undangan resmi dari Abdel Fattah al-Sisi, demikian mengutip sumber-sumber kantor Muqtada pada Selasa, 15/081/17.

Kunjungan Muqtada Sadr ini dilakukan setelah kunjungan ke Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Menurut kantor Muqtada, sejauh ini tanggal dan waktu kunjungan ke Kairo belum dijadwalkan.

Tak pelak, pergerakan regional Muqtada Sadr menimbulkan banyak perdebatan dan pertanyaan di kalangan para pengamat mengenai orientasi diplomatik dan politiknya di kawasan sekembalinya dari kunjungan ke Arab Saudi.

Beberapa pengamat melihat kunjungan tersebut sebagai upaya luar biasa Muqtada untuk melepaskan diri politik Irak yang diklaimnya didominasi Iran.

Sementara pengamat lain melihatnya sebagai upaya penyeimbang yang dirancang untuk mendapatkan keuntungan dari regional di Arab Saudi dan UEA. Namun, beberapa yang lain mengatakan, upaya Muqtada Sadr itu sebagai upaya untuk mempercantik citra dirinya sebagai tokoh nasionalis yang orientasinya untuk mengatasi perselisihan sektarian.

Sebelumnya pada Ahad, 13/08/17, Muqtada Sadr mengunjungi Uni Emirat Aran beberapa pekan setelah berkunjung ke Saudi Arabia.

Sekembalinya dari Saudi pada akhir Juli lalu, Muqtada Sadr meminta pemerintah Baghdad untuk membubarkan paramiliter Hashed al-Shaabi, yang telah memainkan peran penting dalam perang melawan kelompok Takfiri ISIS.

Sadr juga meminta pihak berwenang Irak untuk melucuti persenjataan para militer Hashed al-Shaabi tersebut. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 661497