Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 13 August 2017 - 17:02
Share/Save/Bookmark
Krisis HAM di Saudi Arabia:
HRW: Pasukan Saudi ‘Menutup’ Kota Awamiyah
Awamiyah had sustained extensive damage, including to civilian infrastructure.jpg
 
Awamiyah had sustained extensive damage, including to civilian infrastructure.jpg
 
IslamTimes - Pasukan keamanan Arab Saudi telah menutup kota Awamiyah di sebelah timur kerajaan, kata Human Rights Watch pada hari Minggu (13/8), setelah berbulan-bulan kerusuhan dan bentrokan dengan polisi.
 
Pihak berwenang Saudi pekan lalu mengatakan bahwa mereka menguasai sebuah distrik di Awamiyah, sebuah kota di wilayah Qatif timur dimana pasukan rezim telah berbulan-bulan meluncurkan tindakan brutal terhadap demonstran pro-demokrasi.

HRW pada hari Minggu (13/8) mengatakan pasukan keamanan Saudi telah benar-benar "mengepung dan menutup" Awamiyah.

Kelompok yang berbasis di New York tersebut mengatakan bahwa, berdasarkan citra satelit komparatif dari bulan Februari dan Agustus, sebagian besar kota mengalami kerusakan yang luas, termasuk infrastruktur sipil.

"Pihak berwenang Saudi harus segera mengambil langkah untuk mengizinkan orang pulang ke rumah dengan selamat, mengizinkan bisnis dan klinik dibuka kembali, dan memberi kompensasi kepada penduduk untuk kerusakan dan kehancuran properti yang disebabkan oleh pasukan keamanan," direktur HRW di Timur Tengah, Sarah Leah Whitson mengatakan.

Kota di timur minyak kaya minyak Arab Saudi juga merupakan pusat gerakan protes sejak tahun 2011 yang terinspirasi oleh Musim Semi Arab.

Salah satu pemimpin gerakan tersebut, ulama terkemuka Nimr al-Nimr, yang dieksekusi rezim Saudi pada Januari 2016.[IT/r]

 
Kode: 660868