Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 13 August 2017 - 17:02
Share/Save/Bookmark
Krisis HAM di Saudi Arabia:
HRW: Pasukan Saudi ‘Menutup’ Kota Awamiyah
Awamiyah had sustained extensive damage, including to civilian infrastructure.jpg
 
Awamiyah had sustained extensive damage, including to civilian infrastructure.jpg
 
IslamTimes - Pasukan keamanan Arab Saudi telah menutup kota Awamiyah di sebelah timur kerajaan, kata Human Rights Watch pada hari Minggu (13/8), setelah berbulan-bulan kerusuhan dan bentrokan dengan polisi.
 
Pihak berwenang Saudi pekan lalu mengatakan bahwa mereka menguasai sebuah distrik di Awamiyah, sebuah kota di wilayah Qatif timur dimana pasukan rezim telah berbulan-bulan meluncurkan tindakan brutal terhadap demonstran pro-demokrasi.

HRW pada hari Minggu (13/8) mengatakan pasukan keamanan Saudi telah benar-benar "mengepung dan menutup" Awamiyah.

Kelompok yang berbasis di New York tersebut mengatakan bahwa, berdasarkan citra satelit komparatif dari bulan Februari dan Agustus, sebagian besar kota mengalami kerusakan yang luas, termasuk infrastruktur sipil.

"Pihak berwenang Saudi harus segera mengambil langkah untuk mengizinkan orang pulang ke rumah dengan selamat, mengizinkan bisnis dan klinik dibuka kembali, dan memberi kompensasi kepada penduduk untuk kerusakan dan kehancuran properti yang disebabkan oleh pasukan keamanan," direktur HRW di Timur Tengah, Sarah Leah Whitson mengatakan.

Kota di timur minyak kaya minyak Arab Saudi juga merupakan pusat gerakan protes sejak tahun 2011 yang terinspirasi oleh Musim Semi Arab.

Salah satu pemimpin gerakan tersebut, ulama terkemuka Nimr al-Nimr, yang dieksekusi rezim Saudi pada Januari 2016.[IT/r]

 
Kode: 660868