Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 13 August 2017 - 01:52
Share/Save/Bookmark
Anti Perang:
Pegiat Anti Perang Meminta Trump untuk Menghindari Tindakan Militer terhadap Korea Utara
An anti-war protester is seen in a Donald Trump mask in London.jpg
 
An anti-war protester is seen in a Donald Trump mask in London.jpg
 
IslamTimes - Pejabat kampanye anti perang berkumpul di luar kedutaan AS di London untuk memprotes Presiden AS Donald Trump, yang telah meningkatkan ketegangan dengan mengancam Korea Utara dengan tindakan militer.
 
Pengunjuk rasa dari kampanye Stop the War berkumpul di luar kedutaan di Grosvenor Square pada hari Jumat (11/8), meminta Trump untuk mencari solusi diplomatik terhadap program nuklir dan rudal Korea Utara.

Seorang pria mengenakan topeng Trump terlihat di antara para pemrotes, yang turun ke jalan, karena khawatir terjadi konfrontasi militer antara Washington dan Pyongyang tidak dapat dielakkan lagi.

Ketegangan telah meningkat atas program nuklir dan rudal Korea Utara dimana kedua negara tersebut baru-baru ini saling mengancam hendak melakukan invasi.

Trump mengancam awal pekan ini hendak melepaskan "tembakan dan kemarahan yang dunia belum pernah melihatnya di Utara.”[IT/r]
 
Kode: 660717