Bicarakan Konflik Suriah, Netanyahu akan Bertemu Vladimir PutinKomando Operasi Irak: Sekitar 1.400 Elemen ISIS Bersenjata Berada di Tal AfarBashar Assad: "Recep Erdogan sebagai Pengemis Politik"Jenderal Qassem Soleimani: Iran Sentral Stabilitas Timur TengahPejabat Pro-Hadi: Saudi Kerahkan Pasukan untuk Duduki AdenKomandan ISIS Serahkan Diri ke Hizbullah23 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Kereta di IndiaTentara Suriah Bebaskan Wilayah Luas di Suriah Tengah dari ISISTentara Irak dan Hashed al-Shaabi Mulai Bebaskan Tal Afar dari ISISBendera Indonesia Dicetak Terbalik, Menlu Kirim Nota Diplomatik ke Malaysia
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 13 August 2017 - 01:52
Share/Save/Bookmark
Anti Perang:
Pegiat Anti Perang Meminta Trump untuk Menghindari Tindakan Militer terhadap Korea Utara
An anti-war protester is seen in a Donald Trump mask in London.jpg
 
An anti-war protester is seen in a Donald Trump mask in London.jpg
 
IslamTimes - Pejabat kampanye anti perang berkumpul di luar kedutaan AS di London untuk memprotes Presiden AS Donald Trump, yang telah meningkatkan ketegangan dengan mengancam Korea Utara dengan tindakan militer.
 
Pengunjuk rasa dari kampanye Stop the War berkumpul di luar kedutaan di Grosvenor Square pada hari Jumat (11/8), meminta Trump untuk mencari solusi diplomatik terhadap program nuklir dan rudal Korea Utara.

Seorang pria mengenakan topeng Trump terlihat di antara para pemrotes, yang turun ke jalan, karena khawatir terjadi konfrontasi militer antara Washington dan Pyongyang tidak dapat dielakkan lagi.

Ketegangan telah meningkat atas program nuklir dan rudal Korea Utara dimana kedua negara tersebut baru-baru ini saling mengancam hendak melakukan invasi.

Trump mengancam awal pekan ini hendak melepaskan "tembakan dan kemarahan yang dunia belum pernah melihatnya di Utara.”[IT/r]
 
Kode: 660717