Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 12 August 2017 - 17:37
Share/Save/Bookmark
Jelang Pembebasan Tal Afar, ISIS Berlakukan Jam Malam Ketat
Hashd al-Shaabi akan Ambil Bagian dalam Pembebasan Tal Afar
 
Hashd al-Shaabi akan Ambil Bagian dalam Pembebasan Tal Afar
 
Islam Times - "Berdasarkan instruksi dari komandan angkatan bersenjata, al-Hashd al-Shaabi akan terlibat aktif dalam pertempuran pembebasan Tal Afar bersama dengan pasukan keamanan dan angkatan bersenjata,"
 
Kelompok Takfiri ISIS memberlakukan jam malam ketat di kota Tal Afar, yang terletak di sebelah barat Mosul menjelang operasi pembebasan yang akan dilakukan oleh pasukan keamanan Irak dan Hashd al-Shaabi.

"ISIS memberlakukan jam malam di Tal Afar pada Jumat dengan mengerahkan detasemen bersenjata di kota tersebut," kata sumber lokal kepada al-Sumaria News pada Sabtu, 012/08/17

"Kelompok ISIS memberlakukan jam malam saat bahaya, yang diulang beberapa kali selama beberapa minggu terakhir, tegasnya.

Pada Kamis kemarin, kelompok revolusioner Irak Hashd al-Shaabi membantah kabar pasukannya tidak akan berpartisipasi dalam pembebasan Tal Afar dan menegaskan bahwa mereka akan terlibat secara aktif dalam pertempuran tersebut.

"Berdasarkan instruksi dari komandan angkatan bersenjata, al-Hashd al-Shaabi akan terlibat aktif dalam pertempuran pembebasan Tal Afar bersama dengan pasukan keamanan dan angkatan bersenjata," kata Ahmed al-Assadi, juru bicara Hashd al-Shaabi dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.

Assadi membantah kabar bahwa pasukannya tidak akan ambil bagian dalam pertempuran tersebut. "sikap resmi al-Hashd al-Shaabi diputuskan oleh kepala jabatan, wakil atau juru bicara resminya", katanya.

Sebelumnya, pejabat senior al-Hashd al-Shaabi, Jawad al-Tulaibawi mengatakan bahwa pasukan tidak akan ambil bagian dalam pertempuran tersebut dengan alasan tekanan lokal dan internasional.

Perdana Menteri Haidar al-Abadi mengatakan semua pasukan keamanan termasuk pejuang suku dan al-Hashd al-Shaabi akan ambil bagian dalam pembebasan Tal Afar.

Pada bulan Mei, Jawad al-Tulaibawi, pejabat PMU, mengungkapkan penolakan Abadi atas partisipasi pasukan dalam pembebasan Tal Afar.

Divisi lapis baja kesembilan tentara Irak dilaporkan tiba awal pekan ini ke batas-batas kota menjelang pembebasan Tal Afar. Seorang pejabat militer pada Senin mengatakan, sebuah divisi militer diperintahkan untuk meninggalkan Mosul ke arah Tal Afar dalam persiapan untuk merebut kembali kota tersebut, yang telah ditetapkan sebagai target operasi berikutnya setelah kemenangan di Mosul pada 10 Juli. [IT/Ass]
 
Kode: 660611