Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 12 August 2017 - 17:22
Share/Save/Bookmark
Dituduh Jalin Hubungan dengan Iran dan Hizbullah, 12 Orang Ditangkap di Kuwait
Pengadilan Kuwait
 
Pengadilan Kuwait
 
Islam Times - Sebelumnya pengadilan tertinggi Kuwait pada bulan Juni membatalkan sebuah pembebasan pengadilan banding dan menghukum 21 orang yang dituduh membentuk "sel teroris yang memiliki hubungan dengan Iran dan Hizbullah".
 
Otoritas Kuwait pada Sabtu, 12/08/17, mengumumkan telah menangkap 12 terpidana anggota "sel teroris" dengan tuduhan memiliki hubungan dengan Iran dan Hizbullah.

Dalam pengumumkan itu, kementerian dalam negeri Kuwait mengatakan, 12 orang tersebut ditangkap di berbagai wilayah di Kuwait. Mereka melarikan diri sejak hukuman dijatuhkan bulan lalu, sementara dua orang Kuwait lainnya yang dihukum masih dalam pencarian.

Sebelumnya pengadilan tertinggi Kuwait pada bulan Juni membatalkan sebuah pembebasan pengadilan banding dan menghukum 21 orang yang dituduh membentuk "sel teroris yang memiliki hubungan dengan Iran dan Hizbullah".

Sel teroris tersebut dituduh merencanakan serangan di seluruh Kuwait, menurut putusan pengadilan tersebut.

Bulan lalu, pihak berwenang juga mengusir 15 diplomat Iran dan menutup misi militer, kantor budaya dan perdagangan kedutaan Iran atas tuduhan dukungan Tehran terhadap "sel teroris".

Iran mengatakan tuduhan tersebut tidak berdasar.[IT/Ass]
 
Kode: 660607