Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 12 August 2017 - 14:44
Share/Save/Bookmark
AS dan Konflik Semenanjung Korea:
Laporan: Sistem Rudal AS Terbukti Tidak Akurat Terhadap Ancaman Riil
Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) is launched from the Pacific Spaceport Complex Alaska.jpg
 
Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) is launched from the Pacific Spaceport Complex Alaska.jpg
 
IslamTimes - Pakar pertahanan telah memperingatkan bahwa sistem rudal AS senilai multi-miliar dolar mungkin tidak mampu membela negara tersebut dari kemungkinan serangan rudal, sewaktu perang kata-kata meningkat antara Washington dan Pyongyang.
 
Dalam sebuah laporan, Reuters mengutip ahli pertahanan yang mengatakan bahwa tes yang yang dilakukan berhasil mengetahui bahwa tes yang dilakukan Pentagon sebelumnya tidak secara akurat mensimulasikan kondisi masa perang yang sebenarnya, meski menghabiskan $ 40 miliar untuk penelitian dan pengembangan dalam jangka waktu 18 tahun.

Pada tanggal 30 Mei, Badan Pelaksana Rudal AS (MDA) melakukan 10 uji coba yang berhasil dari 18 upaya sistem Pertahanan Daratan Berbasis Darat (Ground-based Midcourse Defense - GMD).

GMD adalah jaringan radar, rudal anti-balistik dan peralatan lainnya yang bertujuan melindungi AS dari rudal balistik antar benua (ICBM).

Sementara tes GMD berlangsung di siang hari untuk mencegat satu rudal, para ahli mengatakan bahwa kondisinya tidak sesuai dengan skenario potensi serangan rudal dari Korea Utara.[IT/r]
 
Kode: 660561