Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 12 August 2017 - 02:00
Share/Save/Bookmark
PBB dan Invasi Saudi di Yaman:
Utusan PBB Mendesak Pembukaan Bandara Yaman Segera
Ismail Ould Cheikh Ahmed - The United Nations Special Envoy for Yemen.jpg
 
Ismail Ould Cheikh Ahmed - The United Nations Special Envoy for Yemen.jpg
 
IslamTimes - Utusan PBB untuk Yaman pada hari Jumat (11/8) meminta untuk segera membuka kembali bandara di ibukota Sanaa, yang telah ditutup untuk semua kecuali penerbangan PBB yang vterbatas selama setahun.
 
Badan-badan PBB dan kelompok-kelompok bantuan telah meminta berulang kali agar bandara dibuka kembali untuk memungkinkan pengiriman bantuan yang sangat dibutuhkan oleh jutaan orang Yaman yang terjebak dalam konflik dan menghadapi wabah kolera yang mematikan dan kelaparan yang menjulang.

"Saya mengulangi seruan saya, mendesak dan segera perlu membuka kembali bandara internasional Sanaa sesegera mungkin," utusan PBB untuk Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed, men-tweet setelah tiga hari perundingan di negara tetangga Arab Saudi.

Yaman sejak Maret 2015 di bawah agresi brutal oleh koalisi pimpinan-Saudi. Puluhan ribu orang Yaman telah terluka dan menjadi martir dalam serangan yang dipimpin oleh Saudi, dengan sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.

Koalisi tersebut telah memberlakukan blokade di pelabuhan dan bandara negara-negara tersebut sebagai bagian dari agresinya yang bertujuan mengembalikan kekuasaan mantan presiden Abdrabbuh Mansour Hadi yang buron.[IT/r]
 
Kode: 660391