Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 9 August 2017 - 22:28
Share/Save/Bookmark
Hizbullah vs Zionis Israel:
'Israel' Ketar-ketir dengan Raihan Kemenangan Hizbullah di Arsal
Hizbullah
 
Hizbullah
 
Islam Times - Laporan itu diungkap oleh Koran Haaretz Israel pada Selasa, 08/08/17, dan mengungkapkan bahwa para pejabat Zionis bergabung dalam pertemuan yang diadakan di Yordania dan Jerman dengan pihak lain dari AS dan Rusia menjelang pengumuman gencatan senjata di Suriah selatan.
 
Entitas Zionis mendesak AS untuk memperpanjang mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Libanon selatan untuk mengepung Hizbullah dengan mengerahkan pasukan UNIFIL di sepanjang perbatasan Libanon-Suriah.

Dalam konteks ini, pejabat Zionis menilai bahwa kemenangan Hizbullah terhadap teroris Front al-Nusra di pinggiran Arsal memungkinkan bagi kelompok Hizbullah memiliki jalur kunci pasokan militer dari Iran, dan seluruh poros perlawanan di wilayah tersebut. Israel juga menekankan bahwa prioritas Zionis Israel saat ini adalah menghadapi Iran dan Hizbullah, bukan kelompok Takfiri ISIS.

Laporan itu diungkap oleh Koran Haaretz Israel pada Selasa, 08/08/17, dan mengungkapkan bahwa para pejabat Zionis bergabung dalam pertemuan yang diadakan di Yordania dan Jerman dengan pihak lain dari AS dan Rusia menjelang pengumuman gencatan senjata di Suriah selatan.

Dalam pertemuan itu, Israel menekankan sikap mereka untuk mencegah pasukan Hizbullah dan Iran di Suriah.

Laporan tersebut menambahkan, para pejabat Zionis terkejut saat gencatan senjata di Suriah selatan diumumkan tanpa mengambil kepentingan Zionis Israel dan menuntut pertimbangan dan mendorong PM Benjamin Netanyahu untuk menolak perjanjian gencatan senjata tersebut.[IT/r]
 
Kode: 659895