Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 8 August 2017 - 18:18
Share/Save/Bookmark
Menteri Dalam Negeri Bahrain Tuduh Qatar Memata-matai Militer Kerajaan
Menteri Dalam Negeri Bahrain Shaikh Rashid bin Abdulla al-Khalifa
 
Menteri Dalam Negeri Bahrain Shaikh Rashid bin Abdulla al-Khalifa
 
Islam Times - Menurut menteri itu, Doha terus merongrong keamanan keempat negara yang saat ini terlibat dalam sebuah perselisihan diplomatik dengan berpegang pada kebijakan untuk mengambil keputusan sepihak, menerima dan menyimpan teroris dan ekstremis," katanya.
 
Menteri Dalam Negeri Bahrain Shaikh Rashid bin Abdulla al-Khalifa pada Senin, 07/08/17, menuduh Qatar mencampuri urusan dalam negeri Kerajaan Bahrain dan memata-matai keamanan dan kekuatan militernya.

"Qatar terus mencampuri urusan dalam negeri Kerajaan Bahrain dan memata-matai keamanan dan kekuatan militer, yang mengancam keamanan nasional Bahrain," kata al-Khalifa dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Asharq al-Awsat.

Menurut menteri itu, Doha terus merongrong keamanan keempat negara yang saat ini terlibat dalam sebuah perselisihan diplomatik dengan berpegang pada kebijakan untuk mengambil keputusan sepihak, menerima dan menyimpan teroris dan ekstremis," katanya.

Pada bulan Juni lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan menuduh Qatar mendukung terorisme dan mencampuri urusan dalam negeri mereka.

Kuwait, yang bertindak sebagai mediator dalam krisis tersebut, menyerahkan 13 tuntutan dari empat negara Arab, yang sejauh ini tidak dipatuhi oleh Doha. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 659562