Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 8 August 2017 - 09:02
Share/Save/Bookmark
Pasukan Dukungan Saudi Rebut Empat Desa di Yaman Barat daya
Sebuah tank di Taiz
 
Sebuah tank di Taiz
 
Islam Times - Perang sengit masih terjadi di wilayah Taiz,- kota terbesar ketiga di negara itu,- sementara pasukan Saudi terus berusaha memutuskan jalur pasokan Houthi ke ibukota provinsi tersebut.
 
Kelompok revolusioner Houthi pada Ahad, 06/08/17, sempat mengalami kemunduran setelah pasukan mantan presiden buron Abdrabbuh Mansour Hadi melakukan serangan besar-besaran di provinsi Taiz, yang dibantu oleh pesawat tempur Arab Saudi.

Houthi mundur ke wilayah barat laut kota Taiz, sedangkan pasukan Hadi yang didukung Saudi mengontrol penuh beberapa desa, termasuk Rajmah, Kadrah, Najibah dan Madarat setelah bentrokan sengit dengan Komite Populer yang dipimpin Houthi dan Garda Republik, demikian sebuah sumber setempat melaporkan.

Perang sengit masih terjadi di wilayah Taiz,- kota terbesar ketiga di negara itu,- sementara pasukan Saudi terus berusaha memutuskan jalur pasokan Houthi ke ibukota provinsi tersebut.

Pada saat yang sama, pejuang Houthi mengalihkan serangan ke perbatasan Saudi dengan mengerahkan Rudal balistik jarak jauh yang menargetkan belasan lokasi garis depan pasukan mantan presiden buron Abdrabbuh Mansour Hadi.

Sampai berita ini diturunkan, serangan yang dilakukan sejak tadi malam masih terus berkecamuk. [IT?onh/Ass]
 
Kode: 659410