Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Monday 7 August 2017 - 20:29
Share/Save/Bookmark
Yordania dan Palestina:
Raja Yordania Kunjungi Tepi Barat yang Diduduki
Abdullah II Yordania dan Mahmoud Abbas
 
Abdullah II Yordania dan Mahmoud Abbas
 
Islam Times - Kunjungan tersebut terjadi kurang dari dua minggu setelah berakhirnya perseteruan di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, tempat dimana Israel menerapkan langkah-langkah keamanan baru, termasuk memasang detektor logam, menyusul sebuah serangan yang menewaskan dua polisi.
 
Raja Yordania Abdullah II memulai sebuah kunjungan langka ke Tepi Barat Palestina yang diduduki untuk bertemu dengan presiden Palestina Mahmud Abbas pada Senin (7/8), demikian menukil AFP di tengah ketegangan dengan entitas Zionis mengenai peristiwa Masjid Al-Aqsa.

Dalam kunjungan pertamanya ke markas Abbas di Ramallah dalam lima tahun ini, Abdullah disambut hangat begitu turun dari helikopternya oleh pemimpin Palestina tersebut sebelum dua lagu kebangsaan dikumandangkan.

Kunjungan tersebut terjadi kurang dari dua minggu setelah berakhirnya perseteruan di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, tempat dimana Israel menerapkan langkah-langkah keamanan baru, termasuk memasang detektor logam, menyusul sebuah serangan yang menewaskan dua polisi.

Yordania, yang merupakan penjaga situs tersebut, bereaksi keras terhadap tindakan baru tersebut, sementara rakyat Palestina setiap hari menggelar demonstrasi.

Ketegangan diperburuk pada 23 Juli ketika seorang petugas keamanan Israel menembak mati dua orang Yordania di kompleks kedutaan Israel di ibukota Amman.[IT/r]
 
Kode: 659306