Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Monday 7 August 2017 - 20:29
Share/Save/Bookmark
Yordania dan Palestina:
Raja Yordania Kunjungi Tepi Barat yang Diduduki
Abdullah II Yordania dan Mahmoud Abbas
 
Abdullah II Yordania dan Mahmoud Abbas
 
Islam Times - Kunjungan tersebut terjadi kurang dari dua minggu setelah berakhirnya perseteruan di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, tempat dimana Israel menerapkan langkah-langkah keamanan baru, termasuk memasang detektor logam, menyusul sebuah serangan yang menewaskan dua polisi.
 
Raja Yordania Abdullah II memulai sebuah kunjungan langka ke Tepi Barat Palestina yang diduduki untuk bertemu dengan presiden Palestina Mahmud Abbas pada Senin (7/8), demikian menukil AFP di tengah ketegangan dengan entitas Zionis mengenai peristiwa Masjid Al-Aqsa.

Dalam kunjungan pertamanya ke markas Abbas di Ramallah dalam lima tahun ini, Abdullah disambut hangat begitu turun dari helikopternya oleh pemimpin Palestina tersebut sebelum dua lagu kebangsaan dikumandangkan.

Kunjungan tersebut terjadi kurang dari dua minggu setelah berakhirnya perseteruan di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, tempat dimana Israel menerapkan langkah-langkah keamanan baru, termasuk memasang detektor logam, menyusul sebuah serangan yang menewaskan dua polisi.

Yordania, yang merupakan penjaga situs tersebut, bereaksi keras terhadap tindakan baru tersebut, sementara rakyat Palestina setiap hari menggelar demonstrasi.

Ketegangan diperburuk pada 23 Juli ketika seorang petugas keamanan Israel menembak mati dua orang Yordania di kompleks kedutaan Israel di ibukota Amman.[IT/r]
 
Kode: 659306