Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 11 July 2017 - 18:36
Share/Save/Bookmark
Kuwait, AS dan Inggris Desak Solusi Cepat Atasi Krisis Teluk
Pertemuan tiga negara
 
Pertemuan tiga negara
 
Islam Times - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir pada 5 Juni memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan menuduh Doha mendanai kelompok ekstremis.
 
Kuwait, Amerika Serikat dan Inggris meminta semua pihak dalam krisis Teluk untuk menyelesaikan perselisihan mereka melalui dialog dan menyatakan "keprihatinan mendalam" atas keretakan yang terus berlanjut.

Seruan tiga negara itu dikeluarkan pada Selasa, 11/07/17, dalam sebuah pernyataan bersama setelah pembicaraan antara Sekretaris Negara AS Rex Tillerson, mitra Kuwait-nya dan penasihat keamanan nasional Inggris pada awal tur Teluk dalam upaya untuk meredakan krisis tersebut.

Ketiga negara tersebut mengajukan banding ke negara-negara Teluk yang bertikai untuk segera mengatasi krisis saat ini dan menyelesaikannya paling cepat melalui dialog," menurut sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita KUNA.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir pada 5 Juni memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan menuduh Doha mendanai kelompok ekstremis.

Keempat negara Arab juga memberlakukan sanksi ekonomi yang sulit terhadap Qatar, sementara Arab Saudi menutup pintu keluar satu-satunya perbatasan dengan Qatar.

Qatar menolak daftar 13 tuntutan dari koalisi pimpinan-Saudi yang mencakup penutupan al-Jazeera, menurunkan hubungan diplomatik dengan Iran dan menutup sebuah pangkalan militer Turki.

Qatar secara pasti membantah tuduhan tersebut.

Selama turnya, Tillerson dijadwalkan mengunjungi Qatar dan Arab Saudi dalam mediasi AS yang serius untuk pertama dalam krisis Teluk. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 652593