Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 26 April 2017 - 13:44
Share/Save/Bookmark
Rezim Manama Cabut Kewarganegaraan atas 36 Aktivis Politik
Rezim Manama
 
Rezim Manama
 
Islam Times - Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan awal bulan ini, Pusat Hak Asasi Manusia Bahrain mengumumkan, pada hari-hari antara tanggal 10 dan 16 April, rezim Manama menjatuhkan hukuman penjara, termasuk tiga hukuman seumur hidup, kepada 52 warga dengan alasan politik.
 
Rezim Manama, dalam usaha lain untuk membungkam suara-suara perbedaan pendapat, menelanjangi 36 warga negara mereka dengan alasan politik.

Menurut putusan pengadilan Bahrain yang dikeluarkan pada Selasa, 25/04/17, kewarganegaraan dari 36 aktivis politik dicabut, menuurt saluran TV al-Manar mengutip sumber-sumber di Bahrain.

Pengadilan juga memvonis tiga aktivis politik untuk menjalani hukuman penjara seumur hidup dan hukuman penjara tiga sampai 10 tahun.

Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan awal bulan ini, Pusat Hak Asasi Manusia Bahrain mengumumkan, pada hari-hari antara tanggal 10 dan 16 April, rezim Manama menjatuhkan hukuman penjara, termasuk tiga hukuman seumur hidup, kepada 52 warga dengan alasan politik.

Rezim al-Khalifa menghukum 52 warga negara dengan hukuman penjara sebanyak 313 tahun.

Pasukan keamanan rezim al-Khalifa juga menangkap 10 warga lainnya, termasuk seorang anak, pada periode tersebut, kata laporan tersebut.

Sekitar 40 demonstrasi damai juga dijatuhi hukuman berat selama periode tersebut, beberapa di antaranya menghadapi tindakan keras oleh pasukan rezim, menurut laporan tersebut.

Langkah tersebut dilakukan di tengah tindakan keras yang terus berlanjut mengenai perbedaan pendapat di Bahrain, sementara kelompok hak asasi manusia berulang kali mengkritik rezim tersebut yang menjatuhkan hukuman jangka panjang kepada pemrotes dan aktivis anti-rezim di negara tersebut. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 630956