Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 11 April 2017 - 18:16
Share/Save/Bookmark
Rencanakan Serangan Teror, Polisi Mesir Bunuh Tujuh Elemen Takfiri ISIS
Bom ISIS di Mesir
 
Bom ISIS di Mesir
 
Islam Times - Elemen-elemen Takfiri ISIS itu sedang menggelar pertemuan untuk merencanakan serangan terhadap warga Kristen setempat. Baku tembak itu terjadi di kota Assiut, Mesir bagian selatan, yang memiliki banyak populasi warga Kristen.
 
Kepolisian Mesir menewaskan tujuh elemen kelompok Takfiri ISIS dalam baku tembak di bagian selatan kota Assiut negara itu. Mereka digerebek aparat keaamanan saat menggelar pertemuan membahas rencana serangan terhadap warga minoritas Kristen di Mesir.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Mesir dalam pernyataannya pada Selasa, 11/04/17, tujuh elemen ISIS tewas setelah mereka menembaki personel kepolisian yang mendekati posisi mereka, pada Senin waktu setempat.

Elemen-elemen Takfiri ISIS itu sedang menggelar pertemuan untuk merencanakan serangan terhadap warga Kristen setempat. Baku tembak itu terjadi di kota Assiut, Mesir bagian selatan, yang memiliki banyak populasi warga Kristen.

Puluhan amunisi, senjata, sebuah sepeda motor, buku-buku serta publikasi ISIS ditemukan di lokasi baku tembak.

Insiden ini terjadi sehari setelah kabinet pemerintahan Mesir menyetujui penetapan keadaan darurat selama 3 bulan. Keadaan darurat diberlakukan untuk merespons ledakan bom yang mengguncang dua gereja di kota Tanta dan Alexandria, yang menewaskan 44 orang. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas dua ledakan bom itu.

Pengeboman yang terjadi pada Minggu (9/4) waktu setempat itu, menandai serangan terbaru terhadap minoritas Kristen Koptik di Mesir, yang jumlahnya terbesar di kawasan Timur Tengah. [IT/Onh/Ass]

 
Kode: 626807