Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Monday 10 April 2017 - 14:34
Share/Save/Bookmark
Iran: Pemboman di Dua Gereja Koptik Mesir untuk Menabur Perselisihan Antar Agama
Pemboman Gereja Koptik oleh ISIS di Mesir
 
Pemboman Gereja Koptik oleh ISIS di Mesir
 
Islam Times - Dalam serangan bom pertama di Mesir, setidaknya 27 orang tewas dan 78 orang lainnya luka-luka setelah sebuah bom Takfiri ISIS meledak di dalam gereja St. George di kota Tanta.
 
Republik Islam Iran mengutuk keras serangan bom di dua gereja Koptik di Mesir dan mengingatkan adanya upaya-upaya untuk menabur perselisihan di antara para pengikut agama yang berbeda.

"Langkah kriminal seperti itu adalah terencana dan dilakukan untuk menghasut perselisihan sektarian dan menciptakan teror dan perpecahan di kalangan para pengikut agama," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi seperti dilansir media Iran, Press TV, Senin, 10/4/17.

Pejabat Iran itu pun menekankan pentingnya kerjasama dan kewaspadaan pemerintah dan negara-negara regional untuk menggagalkan plot-plot serupa.

"Kami dengan tegas mengutuk setiap tindakan agresi terhadap tempat-tempat dan perkumpulan agama dan yang menargetkan warga sipil tak berdaya dengan dalih apapun dan dengan motivasi apapun," tegas Qassemi.

Qassemi juga menyampaikan simpati kepada pemerintah dan bangsa Mesir, juga untuk keluarga para korban atas "kejahatan keji dan tercela itu."

Dalam serangan bom pertama di Mesir, setidaknya 27 orang tewas dan 78 orang lainnya luka-luka setelah sebuah bom Takfiri ISIS meledak di dalam gereja St. George di kota Tanta. Beberapa jam kemudian, seorang pengebom bunuh diri menewaskan 16 orang dan melukai 41 orang lainnya dalam serangan di gereja St. Mark di kota Alexandria.

Tak lama kemudian, lewat kantor berita Amaq, kelompok Takfiri ISIS merilis pernyataan yang menyebutkan pihaknya mendalangi dua ledakan bom di Mesir tersebut. [IT/Onh/Ass]

 
Kode: 626409