Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 14 March 2017 - 13:05
Share/Save/Bookmark
Gejolak Bahrain:
Ulama Bahrain Serukan Demo Besar-besaran untuk Dukung Sheikh Qassem
Ulama Bahrain, bersatu menentang rezim al Khalifa
 
Ulama Bahrain, bersatu menentang rezim al Khalifa
 
Islam Times - Sebelumnya kelompok oposisi Bahrain menyerukan kepada rakyat Bahrain untuk berpartisipasi dalam kampanye penentangan sipil dalam solidaritas dengan Sheikh Qassem dalam mengawal persidangan ulama terkemuka itu pada 14 Maret.
 
Para ulama Bahrain menyerukan pada rakyat di negara Teluk Persia itu untuk bergabung dalam demonstrasi anti-rezim dan berbaris menuju rumah Syekh Isa Qassem, pemimpin spiritual muslimin Bahrain, di kota Diraz untuk mendukung ulama itu.

Dalam pernyataan bersama yang diutarakan pada Senin malam, 13/03/17, para ulama itu menyerukan warga Bahrain untuk berbaris menuju rumah Syekh Qassim di Diraz, di barat Manama.

Pernyataan itu juga menjelaskan bahwa hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mempertahankan ulama dalam melawan rezim penguasa al-Khalifa sebagai kewajiban membela Islam.

Sebelumnya kelompok oposisi Bahrain menyerukan kepada rakyat Bahrain untuk berpartisipasi dalam kampanye penentangan sipil dalam solidaritas dengan Sheikh Qassem dalam mengawal persidangan ulama terkemuka itu pada 14 Maret.

Kelompok-kelompok revolusioner Bahrain juga mengumumkan bahwa kampanye penentangan sipil akan mulai pada hari Selasa, 14 Maret dan berlangsung hingga Rabu pagi.

Seruan juga meminta kepada para siswa untuk menolak pergi ke sekolah atau universitas pada hari Selasa dan turun ke jalan-jalan dan berkumpul di depan rumah Syekh Qassim di Diraz, di barat Manama.

Sesi pengadilan Sheikh Qassim dijadwalkan pada 27 Februari tapi ditunda sampai Maret 14 setelah ulama terkemuka itu menolak hadir di pengadilan.

Rezim Bahrain mengumumkan pada 20 Juni, 2016, mereka telah mencabut kewarganegaraan Sheikh Qassim atas tuduhan tuduhan palsu termasuk melakukan penggalangan dana untuk mendukung terorisme.[IT/r]
 
Kode: 618021
 
 
1


Sejati
Malaysia
1395-12-29 15:58:12
Jika pemimpin bahrain zalim apa bezanya dengan pemimpin2 iran,iraq&syria..kanak2 di bunuh dan di seksa di syria..dan di mosul iraq wanita2 di seksa dengan rotan oleh tentera2 syiah iraq...iran dan israel tiada bezanya,kedua2 negara ini mengaku sebagai negara islam dan negara yahudi tetapi sebaliknya...salah orang nampak tetapi salah diri sendiri tidak nmpak pulak..jangan terlalu taksub... (600312)