Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Friday 10 March 2017 - 08:31
Share/Save/Bookmark
Serangan Kelompok ISIS di Rumah Sakit Militer Kabul Capai 49 Orang
Pelaku serangan (theguardian)
 
Pelaku serangan (theguardian)
 
Islam Times - Serangan yang terjadi di rumah sakit militer terbesar di Kabul tersebut, yang terletak di seberang jalan kantor Kedutaan Amerika Serikat, membuktikan peringatan awal dari pihak keamanan mengenai potensi peningkatan intensitas serangan teror di Kabul pada tahun ini.
 
Korban tewas akibat serangan anggota ISIS di rumah sakit militer di Kabul, yang menyamar sebagai petugas medis, bertambah menjadi 49 orang, sementara puluhan lainnya menderita luka, kata seorang pejabat kesehatan senior pada Kamis, 09/03/17.

Salim Rassouli, direktur pengelola rumah sakit di Kabul, mengatakan bahwa 49 orang tewas dalam serangan di rumah sakit militer Sardar Mohammad Khan pada Rabu, dengan korban luka mencapai sedikitnya 63 orang.

Hingga kini masih belum diketahui jumlah pasti korban luka, mengingat seorang pejabat keamanan memberikan keterangan berbeda dengan angka lebih dari 90 orang.

Sebelumnya perkiraan korban tewas adalah sekitar 30, sementara yang terluka 50-an.

Sejumlah pria anggota kelompok Takfiri ISIS masuk ke rumah sakit berkapasitas 400 ranjang tersebut, sebelum menembaki para dokter, pasien dan pengunjung.

Serangan yang terjadi di rumah sakit militer terbesar di Kabul tersebut, yang terletak di seberang jalan kantor Kedutaan Amerika Serikat, membuktikan peringatan awal dari pihak keamanan mengenai potensi peningkatan intensitas serangan teror di Kabul pada tahun ini.

Dewan Keamanan PBB langsung mengeluarkan kecaman terhadap serangan tersebut dan mendesak agar komunitas internasional bekerja sama dengan pemerintah Afghanistan untuk menangkap pelaku dan mencegah terulangnya peristiwa tragis tersebut.[IT/Onh/Ass

 
Kode: 616742