Serangan Bom Pinggir Jalan al-Houthi Hancurkan Truk Militer Saudi ArabiaTiga Perempuan Pelaku Bom Bunuh Diri Boko Haram Tewaskan 28 Orang di NigeriaPerbatasan Arab Saudi dan Irak akan Dibuka Setelah 27 Tahun DitutupTentara Suriah Gagalkan Serangan Ha'yat Tahrir al-Sham di Tenggara HamaPesawat N219 Buatan Dalam Negeri akan Uji Terbang di BandungBanyak Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Gabung ke NKRIBreaking News: Free Syrian Army (FSA) Tangkap Pilot SuriahSatu Warga Irak Selamatkan Ratusan Naskah Manuskrip Kuno dari Penjarahan ISISHPI Iran Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72Akibat Serangan Saudi, 16 Juta Penduduk Yaman Terancam Kelaparan dan Kolera
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Friday 10 March 2017 - 08:31
Share/Save/Bookmark
Serangan Kelompok ISIS di Rumah Sakit Militer Kabul Capai 49 Orang
Pelaku serangan (theguardian)
 
Pelaku serangan (theguardian)
 
Islam Times - Serangan yang terjadi di rumah sakit militer terbesar di Kabul tersebut, yang terletak di seberang jalan kantor Kedutaan Amerika Serikat, membuktikan peringatan awal dari pihak keamanan mengenai potensi peningkatan intensitas serangan teror di Kabul pada tahun ini.
 
Korban tewas akibat serangan anggota ISIS di rumah sakit militer di Kabul, yang menyamar sebagai petugas medis, bertambah menjadi 49 orang, sementara puluhan lainnya menderita luka, kata seorang pejabat kesehatan senior pada Kamis, 09/03/17.

Salim Rassouli, direktur pengelola rumah sakit di Kabul, mengatakan bahwa 49 orang tewas dalam serangan di rumah sakit militer Sardar Mohammad Khan pada Rabu, dengan korban luka mencapai sedikitnya 63 orang.

Hingga kini masih belum diketahui jumlah pasti korban luka, mengingat seorang pejabat keamanan memberikan keterangan berbeda dengan angka lebih dari 90 orang.

Sebelumnya perkiraan korban tewas adalah sekitar 30, sementara yang terluka 50-an.

Sejumlah pria anggota kelompok Takfiri ISIS masuk ke rumah sakit berkapasitas 400 ranjang tersebut, sebelum menembaki para dokter, pasien dan pengunjung.

Serangan yang terjadi di rumah sakit militer terbesar di Kabul tersebut, yang terletak di seberang jalan kantor Kedutaan Amerika Serikat, membuktikan peringatan awal dari pihak keamanan mengenai potensi peningkatan intensitas serangan teror di Kabul pada tahun ini.

Dewan Keamanan PBB langsung mengeluarkan kecaman terhadap serangan tersebut dan mendesak agar komunitas internasional bekerja sama dengan pemerintah Afghanistan untuk menangkap pelaku dan mencegah terulangnya peristiwa tragis tersebut.[IT/Onh/Ass

 
Kode: 616742