Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 25 January 2017 - 18:29
Share/Save/Bookmark
"AS Mundur, Cina Melaju"
Presiden Cina (Reuters).
 
Presiden Cina (Reuters).
 
Islam Times - Seiring pernyataan presiden baru Amerika Serikat untuk mendahulukan negaranya ("American First"), beberapa pihak menilai AS "mundur" dan membiarkan tempatnya diisi Cina.
 
Dirjen Kementerian Luar Negeri Cina Zhang Jun mengatakan, "Jika ada yang mengatakan Cina tengah menjadi pemimpin dunia, saya mengatakan bukan Cina yang bergegas maju ke depan tapi pelari di depanlah yang mundur, meninggalkan tempatnya untuk Cina."

Beberapa hari sebelum Trump resmi masuk kantor, Presiden Cina menjadi pembicara dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos.

Dalam acara itu, Presien Xi menawarkan sebuah pertahanan kuat terhadap globalisasi dan menyiratkan keinginan Cina untuk berperan lebih besar di panggung dunia.

Sementara itu Presiden Trump secara resmi mundur dari Kerjasama Trans-Pasifik (TPP) minggu ini.

Cina sendiri akan menggelar sebuah konfrensi internasional bertema "Satu Sabuk, Satu Jalan" pada Mei mendatang, membuka kesempatan bagi negara itu untuk menampilkan kepiawaiannya dalam bidang infrastruktur dan investasi.

Cina juga bertekad berperan aktif dalam perubahan iklim sesuai Perjanjian Iklim Paris, isu yang ditolak mentah-mentah oleh Trump dalam kampanyenya.

Trump menyebut isu perubahan iklim sebagai 'hoax' dan bahkan bersumpah mengeluarkan AS dari Perjanjian Iklim Paris.[IT/Reuters/Atn]
 
Kode: 603412