Pilpres Mesir, Sisi Menang dengan Meraup 92 Persen SuaraKemitraan Trans-Pasifik (TPP) Versus Islam adalah SolusiKonvoi Tentara Turki Dikerahkan ke Jisr al-ShughourHakim AS: Arab Saudi Bisa Diadili Atas Serangan 11 SeptemberRusia Gagalkan Puluhan Pelaku Pembom Bunuh Diri TakfiriMega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih Berlanjut
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 11 January 2017 - 10:35
Share/Save/Bookmark
Rusia: Serangan Udara AS Tewaskan 20 Warga Sipil di Suriah
Ketua Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov
 
Ketua Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov
 
Islam Times - "Seperti kita ingat, pada bulan September tahun lalu, penerbangan AS melakukan serangan di Deir ez-Zor yang menargetkan pasukan pemerintah. Setelah serangan ini, ISIS mulai diserang," tegas Gerasimov seperti dikutip oleh kantor berita RIA Novosti.
 
Lebih dari 20 warga sipil tewas akibat serangan yang dilakukan oleh jet tempur jenis bomber AS B-52 di provinsi Idlib, Suriah pada 3 Januari, demikian menurut Ketua Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov pada Rabu, 11/01/17.

Menurut laporan yang dilansir oleh Russia Today (RT), Gerasimov mengatakan bahwa koalisi pimpinan AS gagal mencapai "hasil yang berarti" di Suriah, dan "pada saat yang sama, sejumlah besar korban dilaporkan terjadi di kalangan penduduk sipil dan pasukan pemerintah.

"Seperti kita ingat, pada bulan September tahun lalu, penerbangan AS melakukan serangan di Deir ez-Zor yang menargetkan pasukan pemerintah. Setelah serangan ini, ISIS mulai diserang," tegas Gerasimov seperti dikutip oleh kantor berita RIA Novosti.

"Contoh terbaru dari hal ini adalah pada serangan udara 3 Januari, ketika sebuah pesawat bomber B-52 AS- tanpa koordinasi dari pihak Rusia - mencapai target di kota Sarmada, di propinsi Idlib yang menutupi perjanjian permusuhan. Lebih dari 20 warga sipil tewas akibat serangan udara tersebut." [IT/Onh/Ass]

 
Kode: 599002