Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) dan Soft War Amerika SerikatTerimakasih Donald Trump Kepada Raja Era DinosaurusMohammad Javad Zarif: Trump Serang Iran untuk Dapatkan "Susu" SaudiKoran Kuwait: AS Tidak Mendukung Perang Israel Melawan HizbullahKota Homs Berada di Bawah Kendali Pemerintah Suriah Sejak 2011Tentara Suriah Tembak Jatuh Tiga Drone AS di Utara LatakiaBom Bunuh Diri ISIS Hantam Pangkalan Militer Ahrar al-Sham, 50 TewasDua Anggota ISIS Tewas Saat Berencana Serang Kongres Partai ErdoganKunjungan Trump ke Saudi, untuk Tutupi Skandal RussiagateHashd Shaabi Kepung Benteng ISIS Qayrawan di Barat Laut Nineveh
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 11 January 2017 - 10:35
Share/Save/Bookmark
Rusia: Serangan Udara AS Tewaskan 20 Warga Sipil di Suriah
Ketua Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov
 
Ketua Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov
 
Islam Times - "Seperti kita ingat, pada bulan September tahun lalu, penerbangan AS melakukan serangan di Deir ez-Zor yang menargetkan pasukan pemerintah. Setelah serangan ini, ISIS mulai diserang," tegas Gerasimov seperti dikutip oleh kantor berita RIA Novosti.
 
Lebih dari 20 warga sipil tewas akibat serangan yang dilakukan oleh jet tempur jenis bomber AS B-52 di provinsi Idlib, Suriah pada 3 Januari, demikian menurut Ketua Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov pada Rabu, 11/01/17.

Menurut laporan yang dilansir oleh Russia Today (RT), Gerasimov mengatakan bahwa koalisi pimpinan AS gagal mencapai "hasil yang berarti" di Suriah, dan "pada saat yang sama, sejumlah besar korban dilaporkan terjadi di kalangan penduduk sipil dan pasukan pemerintah.

"Seperti kita ingat, pada bulan September tahun lalu, penerbangan AS melakukan serangan di Deir ez-Zor yang menargetkan pasukan pemerintah. Setelah serangan ini, ISIS mulai diserang," tegas Gerasimov seperti dikutip oleh kantor berita RIA Novosti.

"Contoh terbaru dari hal ini adalah pada serangan udara 3 Januari, ketika sebuah pesawat bomber B-52 AS- tanpa koordinasi dari pihak Rusia - mencapai target di kota Sarmada, di propinsi Idlib yang menutupi perjanjian permusuhan. Lebih dari 20 warga sipil tewas akibat serangan udara tersebut." [IT/Onh/Ass]

 
Kode: 599002