Komandan: Angkatan Darat Iran Tingkatkan Kekuatan ArtileriTentara Yaman dan Houthi Tembakkan Rudal Zelzal-1 ke Pos Pertahanan SaudiPengakuan Anggota ISIS di Qalamoun, "Kami Sudah Selesai"Free Syrian Army (FSA) Umumkan Serangan Baru Terhadap Tentara SuriahHizbullah dan Tentara Suriah Bebaskan Wilayah Perbatasan Libanon dari ISISBreaking News: Koalisi AS Membom Tentara Suriah di RaqqaTrump Pecat Kepala Penyusun Strategi Gedung PutihDemo Karyawan Freeport Ricuh, 38 Motor Dirusak dan 4 Mobil DibakarTentara Libanon dan Hizbullah Lancarkan Operasi Melawan ISISSetelah 72 Tahun Merdeka, Warga Desa Ampas Papua, Mandi Cahaya Listrik
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 10 January 2017 - 20:10
Share/Save/Bookmark
Saudi Arabia Undang Iran untuk Bahas Masalah Haji Musim 2017
Hojatoleslam Ali Qazi-Askar
 
Hojatoleslam Ali Qazi-Askar
 
Islam Times - "Pembicaraan akan berfokus mengenai akomodasi, transportasi, keamanan, perawatan medis, visa dan perbankan, dan Iran akan merespon undangan itu dalam beberapa hari mendatang," sambungnya.
 
Kerajaan Saudi Arabia menuurt beberapa laporan media, telah mengirimkan undangan resmi kepada pemerintah Iran untuk melakukan pembicaraan mengenai haji musim 2017. Iran pada tahun lalu memboikot penyelenggaraan haji, setelah terjadi insiden mematikan di Mina pada tahun 2015.

Menurut Ali Ghaziaskar, perwakilan pemimpin tertinggi Revolusi Islam, Ayatullah Imam Ali Khamenei untuk urusan haji, undangan itu sudah didapat pihaknya pada akhir pekan lalu.

"Telah disepakati bahwa aturan yang diperlukan telah dibuat untuk pembicaraan bilateral dengan para pejabat Arab Saudi tentang haji (haji) pada 2017," kata Hojatoleslam Ali Qazi-Askar dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tasnimnews pada Senin, 09/01/17.

"Iran secara resmi telah menerima undangan Arab Saudi untuk bertemu dan mengadakan pembicaraan bilateral mengenai masalah haji."

"Pembicaraan akan berfokus mengenai akomodasi, transportasi, keamanan, perawatan medis, visa dan perbankan, dan Iran akan merespon undangan itu dalam beberapa hari mendatang," sambungnya.

Tahun lalu, Iran tidak mengirimkan warganya untuk haji dan menuduh Arab Saudi gagal menjamin keselamatan para jamaah.

Dalam negosiasi dengan Saudi, tuntutan Republik Islam adalah meliputi hak-hak jamaah haji Iran yang meninggal di Mina dan Mekah pada tahun 2015, kata Qazi-Askar. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 598848