Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 10 January 2017 - 20:10
Share/Save/Bookmark
Saudi Arabia Undang Iran untuk Bahas Masalah Haji Musim 2017
Hojatoleslam Ali Qazi-Askar
 
Hojatoleslam Ali Qazi-Askar
 
Islam Times - "Pembicaraan akan berfokus mengenai akomodasi, transportasi, keamanan, perawatan medis, visa dan perbankan, dan Iran akan merespon undangan itu dalam beberapa hari mendatang," sambungnya.
 
Kerajaan Saudi Arabia menuurt beberapa laporan media, telah mengirimkan undangan resmi kepada pemerintah Iran untuk melakukan pembicaraan mengenai haji musim 2017. Iran pada tahun lalu memboikot penyelenggaraan haji, setelah terjadi insiden mematikan di Mina pada tahun 2015.

Menurut Ali Ghaziaskar, perwakilan pemimpin tertinggi Revolusi Islam, Ayatullah Imam Ali Khamenei untuk urusan haji, undangan itu sudah didapat pihaknya pada akhir pekan lalu.

"Telah disepakati bahwa aturan yang diperlukan telah dibuat untuk pembicaraan bilateral dengan para pejabat Arab Saudi tentang haji (haji) pada 2017," kata Hojatoleslam Ali Qazi-Askar dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tasnimnews pada Senin, 09/01/17.

"Iran secara resmi telah menerima undangan Arab Saudi untuk bertemu dan mengadakan pembicaraan bilateral mengenai masalah haji."

"Pembicaraan akan berfokus mengenai akomodasi, transportasi, keamanan, perawatan medis, visa dan perbankan, dan Iran akan merespon undangan itu dalam beberapa hari mendatang," sambungnya.

Tahun lalu, Iran tidak mengirimkan warganya untuk haji dan menuduh Arab Saudi gagal menjamin keselamatan para jamaah.

Dalam negosiasi dengan Saudi, tuntutan Republik Islam adalah meliputi hak-hak jamaah haji Iran yang meninggal di Mina dan Mekah pada tahun 2015, kata Qazi-Askar. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 598848