"Prestasi Gemilang" Saudi Selama Invansi Dua Tahun di Yaman, Tewaskan 10.000 OrangKoran al-Jarida: Iran Bangun Pabrik Rudal di Libanon untuk HizbullahTentara Irak Kuasai 90 Persen Dua Wilayah Kota Tua di Mosul dari Cengkeraman ISISPemerintah Indonesia Tegas Soal IUPK FreeportRusia, Turki dan Iran Desak Gelar Putaran Ketiga Pembicaraan Damai SuriahTehran dan Riyadh Selesaikan Pembicaraan Pengiriman Jamaah Haji 2017Tentara Irak dan Hashd Shaabi Kuasai Sektor Barat Mosul dari ISISAnggota Parlemen Jerman Minta Penarikan Pasukan dari Pangkalan Udara TurkiPembom Bunuh Diri ISIS asal Indonesia Tewas di Palmyra SiloUlama Bahrain Serukan Demo Besar-besaran untuk Dukung Sheikh Qassem
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 10 January 2017 - 20:10
Share/Save/Bookmark
Saudi Arabia Undang Iran untuk Bahas Masalah Haji Musim 2017
Hojatoleslam Ali Qazi-Askar
 
Hojatoleslam Ali Qazi-Askar
 
Islam Times - "Pembicaraan akan berfokus mengenai akomodasi, transportasi, keamanan, perawatan medis, visa dan perbankan, dan Iran akan merespon undangan itu dalam beberapa hari mendatang," sambungnya.
 
Kerajaan Saudi Arabia menuurt beberapa laporan media, telah mengirimkan undangan resmi kepada pemerintah Iran untuk melakukan pembicaraan mengenai haji musim 2017. Iran pada tahun lalu memboikot penyelenggaraan haji, setelah terjadi insiden mematikan di Mina pada tahun 2015.

Menurut Ali Ghaziaskar, perwakilan pemimpin tertinggi Revolusi Islam, Ayatullah Imam Ali Khamenei untuk urusan haji, undangan itu sudah didapat pihaknya pada akhir pekan lalu.

"Telah disepakati bahwa aturan yang diperlukan telah dibuat untuk pembicaraan bilateral dengan para pejabat Arab Saudi tentang haji (haji) pada 2017," kata Hojatoleslam Ali Qazi-Askar dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tasnimnews pada Senin, 09/01/17.

"Iran secara resmi telah menerima undangan Arab Saudi untuk bertemu dan mengadakan pembicaraan bilateral mengenai masalah haji."

"Pembicaraan akan berfokus mengenai akomodasi, transportasi, keamanan, perawatan medis, visa dan perbankan, dan Iran akan merespon undangan itu dalam beberapa hari mendatang," sambungnya.

Tahun lalu, Iran tidak mengirimkan warganya untuk haji dan menuduh Arab Saudi gagal menjamin keselamatan para jamaah.

Dalam negosiasi dengan Saudi, tuntutan Republik Islam adalah meliputi hak-hak jamaah haji Iran yang meninggal di Mina dan Mekah pada tahun 2015, kata Qazi-Askar. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 598848